KUDUS, SUDUTPANDANG.ID — Akademi Persib Bandung U18 memastikan langkah ke babak semifinal Hydroplus Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026 setelah menundukkan Samba Persada Women dengan skor 2-0 pada laga terakhir Grup B yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat.
Kemenangan tersebut mengantarkan tim berjuluk Mojang Bandung mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan sekaligus mengamankan satu tiket ke fase empat besar. Meski telah memastikan lolos, posisi akhir Persib di klasemen Grup B masih menunggu hasil pertandingan Arema FC Women menghadapi Putri Tangsel City.
Dua gol kemenangan Persib dicetak oleh Auliah Arifah pada menit ke-43 dan Mega Aprilia pada menit ke-59 dalam pertandingan yang dimainkan dengan durasi 2×35 menit.
Hasil positif itu menjadi modal berharga bagi Akademi Persib Bandung dalam menghadapi babak semifinal yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (11/7).
Pelatih Kepala Akademi Persib Bandung, Dian Nadia Mutiara, mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya yang mampu menjalankan strategi sesuai rencana dan mengamankan kemenangan penting.
Menurut Dian, pendekatan permainan yang lebih hati-hati sengaja diterapkan karena target utama tim adalah memastikan kelolosan ke semifinal sekaligus menjaga kondisi fisik pemain menjelang fase gugur.
“Untuk semifinal nanti, kami akan mencoba bermain lebih efektif dan efisien,” ujar Dian dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Ia menjelaskan, kondisi cuaca yang cukup panas di Kudus menjadi salah satu pertimbangan utama tim pelatih dalam menentukan strategi pertandingan.
Untuk menghindari kelelahan berlebih, Dian melakukan rotasi pemain di beberapa posisi, terutama di lini depan, agar para pemain inti memiliki waktu pemulihan yang cukup sebelum memasuki babak semifinal.
Menurutnya, keputusan melakukan rotasi memang mengandung risiko karena memberikan kesempatan bermain kepada pemain pelapis dalam laga yang sangat menentukan.
Namun, ia meyakini kualitas pemain Akademi Persib Bandung relatif merata sehingga tim tetap mampu mempertahankan performa meski terjadi sejumlah perubahan komposisi pemain.
“Kami percaya semua pemain memiliki kualitas yang hampir sama dan siap memberikan kontribusi saat dipercaya tampil,” katanya.
Selain menjaga kebugaran, rotasi pemain juga menjadi bagian dari proses pembinaan yang menjadi salah satu tujuan utama keikutsertaan Akademi Persib Bandung dalam HSL All-Stars 2025/2026.
Dian menilai turnamen usia muda seperti ini menjadi kesempatan penting bagi seluruh pemain untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus meningkatkan kemampuan individu maupun kerja sama tim.
Karena itu, tim pelatih berusaha memberikan menit bermain kepada para pemain yang sebelumnya belum memperoleh kesempatan tampil selama fase grup.
“Tujuan utama kami bukan hanya mengejar hasil, tetapi juga memberikan kesempatan kepada seluruh pemain untuk berkembang melalui pengalaman bertanding,” ujarnya.
Menghadapi babak semifinal, Dian memastikan tim pelatih akan melakukan sejumlah evaluasi terhadap penampilan tim selama penyisihan grup.
Ia memperkirakan lawan di babak empat besar memiliki kualitas permainan yang lebih tinggi sehingga Persib harus tampil lebih efektif dalam memanfaatkan setiap peluang.
Selain mempersiapkan strategi baru, fokus utama tim pelatih saat ini adalah proses pemulihan kondisi fisik seluruh pemain.
Menurut Dian, jadwal pertandingan yang padat dan cuaca panas menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh peserta turnamen.
Karena itu, tim pelatih akan mengoptimalkan proses recovery agar seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik saat memasuki pertandingan semifinal.
Ia juga berharap para pemain mampu beradaptasi dengan jadwal pertandingan yang digelar pada siang hari sehingga mampu mempertahankan intensitas permainan sepanjang laga.
Sementara itu, pencetak gol pembuka Persib, Auliah Arifah, mengakui pertandingan melawan Samba Persada Women berlangsung cukup ketat sejak menit awal.
Menurutnya, lawan memberikan tekanan yang cukup baik sehingga Persib kesulitan mengembangkan permainan pada babak pertama.
Namun, ketenangan para pemain setelah turun minum menjadi faktor penting yang mengubah jalannya pertandingan.
Auliah mengatakan gol yang dicetaknya menjelang akhir babak pertama meningkatkan kepercayaan diri seluruh pemain sehingga Persib tampil lebih lepas pada babak kedua.
Momentum tersebut berhasil dimanfaatkan dengan baik hingga akhirnya Mega Aprilia menggandakan keunggulan pada menit ke-59 sekaligus memastikan kemenangan Persib.
“Kami tetap tenang dan mencoba menjalankan instruksi pelatih. Setelah gol pertama, permainan tim menjadi lebih baik sehingga kami bisa menambah satu gol lagi,” ujar Auliah.
Dengan kemenangan tersebut, Akademi Persib Bandung kini tinggal menunggu hasil pertandingan terakhir Grup B untuk mengetahui lawan di babak semifinal.
Apabila berhasil finis sebagai juara Grup B, Persib akan menghadapi Putri Garut, yang berstatus runner-up Grup A.
Sebaliknya, jika menempati posisi runner-up Grup B, Persib akan bertemu Putri JP Jakarta yang keluar sebagai juara Grup A.
Apa pun lawan yang dihadapi, kemenangan atas Samba Persada Women menjadi suntikan motivasi bagi Akademi Persib Bandung untuk melangkah lebih jauh dalam HSL All-Stars 2025/2026.
Dengan perpaduan pemain muda bertalenta, rotasi yang efektif, serta fokus pada pembinaan jangka panjang, Persib U18 Putri optimistis mampu mempertahankan performa terbaiknya dan bersaing memperebutkan gelar juara pada turnamen sepak bola putri usia muda bergengsi tersebut. (09/AGF).










