Marciano Norman Resmikan Sport Center UNDIKMA Mataram

Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman meresmikan Laboratorium Sport Center FIKKM UNDIKMA Mataram sebagai langkah penguatan penerapan sport science untuk pembinaan atlet. (Foto: IST/SP).

MATARAM, NTB | SUDUTPANDANG.ID – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman meresmikan Laboratorium Sport Center Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat (FIKKM) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (6/8/2026).

Peresmian fasilitas tersebut menjadi langkah penting dalam pengembangan sport science atau ilmu pengetahuan olahraga sebagai bagian dari pembinaan atlet berprestasi di Indonesia.

Marciano Norman mengapresiasi Yayasan, Rektor, Dekan, serta seluruh civitas akademika UNDIKMA yang telah berkomitmen membangun fasilitas pendukung olahraga berbasis ilmu pengetahuan.

“Saya memberikan penghargaan dan penghormatan yang tinggi kepada Ketua Yayasan, Rektor, Dekan, dan seluruh civitas akademika UNDIKMA. Pembinaan olahraga prestasi saat ini tidak bisa dipisahkan dari sport science sehingga bila diterapkan prestasi atlet-atlet kita bisa optimal,” ujar Marciano.

Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman meresmikan Laboratorium Sport Center FIKKM UNDIKMA Mataram sebagai langkah penguatan penerapan sport science untuk pembinaan atlet. (Foto: IST/SP).

Ketua Umum KONI Pusat menegaskan bahwa penerapan sport science tidak boleh berhenti sebatas konsep atau wacana.

Menurutnya, ilmu pengetahuan olahraga harus benar-benar diterapkan dalam proses pembinaan atlet agar mampu menghasilkan prestasi yang maksimal.

“Saya berharap Dekan FIKKM membuat terobosan-terobosan untuk menerapkan sport science,” kata Marciano.

BACA JUGA  Real Sociedad Juara Copa del Rey Usai Kalahkan Atletico Lewat Adu Penalti

Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem olahraga nasional yang lebih maju.

Karena itu, KONI Pusat mendorong UNDIKMA untuk memperluas kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan, termasuk perguruan tinggi di luar negeri.

Marciano berharap FIKKM UNDIKMA dapat menjadi pusat pengembangan olahraga yang tidak hanya bermanfaat bagi atlet NTB, tetapi juga berkontribusi bagi pembinaan olahraga nasional.

“Saya berharap UNDIKMA ikut menyukseskan program kerja sama KONI Pusat dan induk organisasi pembina olahraga Timor Leste, Confederação do Desporto de Timor-Leste (CDTL),” jelasnya.

Ia juga berharap kerja sama tersebut dapat berkembang menjadi hubungan antarlembaga pendidikan atau sister university antara UNDIKMA dengan universitas di Timor Leste.

“Universitas Nasional Timor Leste akan datang ke sini untuk belajar dan sebaliknya. Saya berharap lahir hubungan sister university,” tambah Marciano.

Laboratorium Sport Center FIKKM UNDIKMA berada di kawasan Dewi Anjani Sport Center yang telah dilengkapi venue renang berstandar internasional.

Ke depan, fasilitas tersebut juga direncanakan akan dikembangkan dengan pembangunan venue olahraga lainnya seperti petanque dan voli pasir.

BACA JUGA  Marciano Dorong Tata Kelola PSSI dan Sukseskan PON 2028

UNDIKMA sendiri memiliki sejumlah mahasiswa yang juga merupakan atlet berprestasi nasional, di antaranya pelari cepat Lalu Muhammad Zohri dan atlet karate Zigi Zaresta Yuda.

Kehadiran Sport Center tersebut diharapkan mampu menjadi pusat pembinaan atlet berbasis teknologi, pengukuran performa, serta pengembangan kebugaran sehingga atlet dapat mencapai kemampuan terbaiknya.

Ketua Yayasan UNDIKMA, H. Lalu Rusmiady, menyambut baik kehadiran Ketua Umum KONI Pusat beserta jajaran. Ia menjelaskan perjalanan panjang UNDIKMA yang sebelumnya berawal dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Mataram.

Menurutnya, UNDIKMA menjadi salah satu perguruan tinggi yang berhasil melakukan transformasi besar melalui penggabungan institusi pendidikan.

“Cuma satu institut yang berhasil take over universitas,” ujar Rusmiady saat menjelaskan sejarah perkembangan UNDIKMA.

Ia menambahkan, saat ini UNDIKMA telah memiliki lima guru besar dan ditargetkan bertambah menjadi tujuh guru besar pada tahun mendatang.

Sementara itu, Rektor UNDIKMA Prof. Drs. Basuki Widodo, M.Sc., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan dukungan KONI Pusat terhadap pengembangan olahraga di lingkungan kampus.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut dan berencana kembali mengundang KONI Pusat ketika pembangunan gedung baru universitas telah selesai.

BACA JUGA  Rakernas PP MPI 2026 Targetkan Medali Asian Games Nagoya

Dekan FIKKM UNDIKMA Dr. Johan Irmansyah, M.Pd., menjelaskan bahwa pembangunan Sport Center dilakukan secara bertahap.

Tahap awal difokuskan pada penyediaan peralatan kebugaran dan fitness, kemudian dilanjutkan dengan pengadaan alat tes pengukuran kemampuan fisik atlet, hingga pembangunan berbagai fasilitas olahraga.

“Ini awal dari pembentukan Sport Center itu sendiri, diawali peralatan fitness atau kebugaran, selanjutnya peralatan untuk tes pengukuran, baru nanti membuat fasilitas olahraga,” jelas Johan.

Dengan hadirnya Laboratorium Sport Center FIKKM UNDIKMA, diharapkan NTB semakin memiliki fondasi kuat dalam pembinaan atlet berbasis sport science.

Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya mencetak atlet-atlet unggulan Indonesia yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (09/AGF).