BOJONEGORO, SUDUTPANDANG.ID – Kebahagiaan terpancar dari wajah Mbah Saelah, 63 tahun, warga RT 023/RW 004, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Rumah tinggal yang sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan kini telah berubah menjadi hunian yang lebih bersih, kokoh, aman, dan nyaman. Rehabilitasi Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) milik Mbah Saelah tersebut telah rampung 100 persen melalui program TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro.
Pembangunan rumah tersebut merupakan salah satu sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129, yang pelaksanaannya dimulai sejak 15 Juli 2026.
Kini, rumah Mbah Saelah tampil dengan kondisi yang jauh lebih layak. Bagi sang pemilik rumah, perubahan tersebut bukan hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kenyamanan bagi keluarga.
Proses rehabilitasi rumah Mbah Saelah dikerjakan selama hampir satu bulan oleh personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro bersama masyarakat Desa Kesongo.
Selama pengerjaan, para prajurit dan warga bekerja secara bahu-membahu. Interaksi yang terjalin selama proses pembangunan bahkan menciptakan kedekatan dan rasa kekeluargaan antara Satgas TMMD dengan masyarakat. Mbah Saelah mengaku sangat bersyukur rumahnya kini telah selesai diperbaiki.
“Alhamdulillah, rumah saya sekarang sudah selesai. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu memperbaiki rumah saya,” tutur Mbah Saelah dengan nada haru, Senin (10/8/2026).
Menurutnya, bantuan tersebut memiliki arti besar bagi keluarganya. Selain mendapatkan rumah yang lebih layak, sikap sabar dan hangat para prajurit selama proses pengerjaan juga menjadi kenangan tersendiri.
“Selama pengerjaan, bapak-bapak TNI selalu membantu dengan sabar. Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Semoga semua kebaikan ini mendapat balasan dari Allah SWT,” ungkapnya.
Anggota Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Prada Candra, mengatakan proses rehabilitasi rumah Mbah Saelah dapat diselesaikan berkat kerja sama antara prajurit dan masyarakat.
“Kami merasa senang bisa membantu memperbaiki rumah Ibu Saelah hingga selesai. Selama proses pengerjaan, kami bersama warga saling membantu dan bekerja sama,” kata Prada Candra.
Menurutnya, membantu masyarakat merupakan bagian dari pengabdian sekaligus kebanggaan bagi seorang prajurit TNI.
Selama berada di Desa Kesongo, personel Satgas TMMD tidak hanya mengejar penyelesaian sasaran fisik. Mereka juga berupaya membangun komunikasi dan hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
“Semoga rumah yang sudah diperbaiki ini bisa memberikan kenyamanan dan manfaat bagi Ibu Saelah dan keluarga. Kami juga berterima kasih kepada warga yang ikut membantu selama pengerjaan,” pungkasnya.
Rampungnya rehabilitasi Rutilahu Mbah Saelah menambah daftar sasaran fisik TMMD ke-129 di Desa Kesongo yang berhasil diselesaikan.
Program TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fasilitas umum maupun infrastruktur desa. Melalui rehabilitasi rumah warga, program tersebut juga menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Rumah Mbah Saelah kini menjadi simbol kecil dari manfaat besar yang lahir dari kolaborasi antara TNI dan masyarakat.
Di balik bangunan yang telah berubah menjadi hunian lebih layak, tersimpan cerita tentang kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong.
Bagi Mbah Saelah dan keluarganya, rumah tersebut kini bukan hanya tempat tinggal. Hunian baru itu menjadi ruang untuk menjalani kehidupan dengan lebih nyaman sekaligus menjadi pengingat akan sentuhan kemanunggalan TNI dan rakyat melalui TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro.(ACZ/04)










