Timnas Basket Putri Jalani 4 Uji Coba di Korea Selatan

Timnas Basket Putri Indonesia menjalani empat pertandingan uji coba di Korea Selatan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (Foto: istimewa/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID Timnas Basket Putri Indonesia menjalani pemusatan latihan sekaligus try out di Korea Selatan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Sebanyak 15 pemain dibawa untuk mengikuti rangkaian latihan dan empat pertandingan uji coba pada 17-23 Agustus 2026.

Program di Korea Selatan menjadi bagian penting dalam persiapan Timnas Basket Putri menuju Asian Games 2026.

Sebelumnya, para pemain telah menjalani latihan di GOR CLS Kertajaya sejak awal Mei 2026.

Selama berada di Korea Selatan, Timnas Basket Putri dijadwalkan menghadapi empat lawan.

Rangkaian pertandingan dimulai dengan menghadapi Cheongju KB Stars Basketball pada 18 Agustus 2026.

Setelah mendapatkan waktu istirahat satu hari, Timnas Basket Putri kembali bertanding melawan Incheon Shinhan Bank S-Birds pada 20 Agustus.

Sehari berselang, mereka akan menguji kekuatan Yongin Samsung Life Blueminx pada 21 Agustus.

Pertandingan terakhir dijadwalkan berlangsung pada 22 Agustus dengan menghadapi tim Dankook University Basketball.

Manajer Timnas Basket Putri Handoyo mengatakan try out tersebut memiliki tujuan utama untuk mempertajam strategi yang telah disiapkan tim pelatih sekaligus meningkatkan kekompakan skuad.

“Tujuan try out tentu mempertajam strategi pelatih dan mempersolid tim menuju Asian Games 2026,” ujar Handoyo.

BACA JUGA  Indonesia Kirim 432 Atlet ke Asian Games 2026

Timnas Basket Putri membawa kombinasi pemain berpengalaman dan sejumlah talenta muda dalam agenda try out tersebut.

Komposisi skuad diharapkan memberikan banyak pilihan bagi tim pelatih dalam menentukan strategi menghadapi persaingan di Asian Games.

Beberapa pemain memiliki pengalaman mempersembahkan prestasi untuk Indonesia. Agustin Gredita Retong, Ayu Sriartha, Kimberley Pierre-Louis, Nathania Oville, dan Priscilla Karen merupakan bagian dari tim yang mengantarkan Timnas Basket Putri meraih medali emas SEA Games 2023 di Kamboja.

Selain itu, terdapat pemain yang memiliki pengalaman di level internasional seperti Angelique Aritonang dan Faizzatus Shoimah.

Keduanya pernah menjadi bagian dari skuad yang membantu Indonesia promosi ke Divisi A FIBA Women’s Asia Cup 2023.

Sementara itu, sejumlah pemain muda dipersiapkan sebagai bagian dari regenerasi Timnas Basket Putri. Mereka antara lain Valencia Callistan, Kezia Setiawan, Erinindita Madafa, Kartika Hatta, dan Anggita Putri.

Perpaduan pemain senior dan muda menjadi modal penting bagi Indonesia. Selain mengejar hasil terbaik di Asian Games 2026, persiapan jangka panjang juga menjadi bagian dari program pembentukan skuad nasional.

BACA JUGA  KONI Luncurkan Buku Sports Intelligence

Pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Timnas Basket Putri Indonesia tergabung di Pool A. Indonesia akan bersaing dengan China dan Thailand untuk memperebutkan tiket ke fase berikutnya.

Timnas Basket Putri Indonesia menjalani empat pertandingan uji coba di Korea Selatan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (Foto: istimewa/SP).

Handoyo menilai hasil drawing tersebut menghadirkan tantangan tersendiri bagi Indonesia. China menjadi salah satu kekuatan utama basket putri di kawasan Asia, sementara Thailand merupakan lawan yang sudah cukup dikenal oleh para pemain Indonesia.

“Ya hasil drawing Asian Games menurut kami menarik. Di mana kita satu grup dengan tim kuat China dan negara tetangga Thailand. Kita persiapkan semaksimal mungkin untuk bisa lolos dari grup,” kata Handoyo.

Menurut dia, China menjadi salah satu tim yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Kualitas dan kedalaman materi pemain membuat China menjadi lawan berat bagi Indonesia di Pool A.

“Kekuatan China layak menjadi perhatian serius. Ini karena China salah satu tim terkuat di Asia dengan materi pemainnya,” ujarnya.

Sementara untuk Thailand, Indonesia memiliki pengalaman pertemuan sebelumnya. Kedua negara terakhir berhadapan dalam ajang SEA Games sehingga karakter permainan masing-masing tim relatif sudah diketahui.

“Sementara Thailand kita terakhir bertemu di SEA Games jadi kita sudah tahu sama tahu,” tutur Handoyo.

BACA JUGA  Singapore Open 2026: Fajar/Fikri Taklukkan Ganda Chinese Taipei

Dengan empat pertandingan uji coba di Korea Selatan, tim pelatih memiliki kesempatan untuk mengukur perkembangan permainan sekaligus mengevaluasi efektivitas strategi. Hasil dari setiap laga akan menjadi bahan evaluasi sebelum Timnas Basket Putri memasuki persiapan lanjutan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Daftar 15 pemain Timnas Basket Putri ke Korea Selatan: Agustin Gredita Retong, Angelique Aritonang, Valencia Callistan, Kezia Setiawan, Erinindita Madafa, Faizzatus Shoimah, Lea Kahol, Kezia Supit, Kartika Hatta, Anggita Putri, Ayu Sriartha, Kimberley Pierre-Louis, Nathania Oville, Priscilla Karen, dan Yualita Rency.

Jadwal uji coba Timnas Basket Putri: 18 Agustus melawan Cheongju KB Stars Basketball, 20 Agustus menghadapi Incheon Shinhan Bank S-Birds, 21 Agustus melawan Yongin Samsung Life Blueminx, dan 22 Agustus menghadapi Dankook University Basketball. (09/AGF).