Garudayaksa FC Kalah dari Borneo FC, Milos Tetap Puas

Pelatih Garudayaksa FC Milos Joksic memberikan evaluasi setelah timnya kalah 0-1 dari Borneo FC dalam laga uji coba, Sabtu (22/8/2026). (Foto: IST/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic, memberikan penilaian terhadap performa timnya setelah kalah tipis 0-1 dari Borneo FC dalam laga uji coba, Sabtu (22/8/2026) sore WIB.

Pertandingan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pemusatan latihan (TC) Garudayaksa FC di Solo dan Yogyakarta. Meski gagal meraih kemenangan, Milos Joksic menilai laga menghadapi Borneo FC memberikan banyak bahan evaluasi bagi timnya.

Garudayaksa FC datang ke pertandingan dengan kondisi yang belum sepenuhnya ideal. Tim berjuluk Spirit of Garuda tersebut hanya diperkuat tiga pemain asing, yakni Dominic Holec, Najeb Yakubu, dan Ryo Matsumura.

Pelatih Garudayaksa FC Milos Joksic memberikan evaluasi setelah timnya kalah 0-1 dari Borneo FC dalam laga uji coba, Sabtu (22/8/2026). (Foto: IST/SP).

Sementara tiga pemain asing lainnya belum dimainkan dalam pertandingan tersebut. Kondisi itu membuat Milos harus melakukan sejumlah penyesuaian terhadap komposisi pemain yang tersedia.

Milos mengatakan perjalanan menuju lokasi pertandingan turut memengaruhi penampilan anak asuhnya, terutama pada babak pertama. Garudayaksa FC harus menempuh perjalanan sekitar dua setengah jam sebelum menjalani pertandingan.

“Uji coba yang bagus. Di babak pertama, permainan kami kurang maksimal karena perjalanan yang cukup jauh. Kami menempuh perjalanan dua setengah jam dan harus langsung melakukan pemanasan begitu turun dari bus sehingga para pemain merasa sangat kelelahan,” ujar Milos Joksic.

BACA JUGA  Luis Figo Meriahkan Pesta Bola HGI 2026 di Jakarta

Menurut pelatih asal Serbia tersebut, kondisi fisik pemain yang belum pulih sepenuhnya membuat permainan Garudayaksa FC pada paruh pertama tidak berjalan sesuai rencana.

“Jadi, penampilan kami di babak pertama memang kurang oke,” imbuhnya.

Memasuki babak kedua, tim pelatih melakukan sejumlah perubahan. Perubahan tersebut berdampak positif terhadap permainan Garudayaksa FC yang tampil lebih agresif dan mampu membangun koordinasi antarlini dengan lebih baik.

Milos menilai anak asuhnya mampu menunjukkan perkembangan permainan setelah turun minum. Garudayaksa FC juga lebih banyak menguasai bola dan menciptakan sejumlah peluang untuk mencetak gol.

“Ada sedikit perubahan dan di babak kedua kami bermain jauh lebih baik, meskipun akhirnya kalah 1-0. Kami menciptakan banyak peluang dan penguasaan bola kami juga bagus,” kata Milos.

Pelatih Garudayaksa FC Milos Joksic memberikan evaluasi setelah timnya kalah 0-1 dari Borneo FC dalam laga uji coba, Sabtu (22/8/2026). (Foto: IST/SP).

Meski demikian, masih terdapat beberapa aspek taktik yang menurutnya perlu diperbaiki. Milos menilai timnya harus lebih disiplin dalam membaca situasi tertentu, terutama dalam menjalankan instruksi taktis dan menjaga posisi pemain.

“Ada beberapa situasi, bukan banyak, tapi ada beberapa di mana secara taktis kami harus lebih baik lagi. Namun secara keseluruhan, ini adalah uji coba yang bagus,” ujarnya.

BACA JUGA  Menolak Tes Covid-19, Alasan Petinju Swedia Ini Mengejutkan

Milos juga menilai Garudayaksa FC sebenarnya layak mendapatkan hasil lebih baik. Banyaknya peluang yang berhasil diciptakan menjadi salah satu alasan dirinya merasa timnya seharusnya dapat mencetak gol dan memenangkan pertandingan.

Namun, hasil akhir bukan menjadi fokus utama dalam laga uji coba tersebut. Milos lebih memilih memanfaatkan pertandingan untuk melihat kemampuan para pemain serta menentukan posisi terbaik yang dapat mereka tempati.

“Satu-satunya hal yang membuat saya kurang puas adalah hasilnya, karena kami sebenarnya layak mendapatkan hasil lebih baik dari pertandingan ini. Tapi tidak masalah,” jelasnya.

Mantan pelatih Uthai Thani, Thailand, tersebut mengatakan laga melawan Borneo FC juga menjadi kesempatan untuk memantau seluruh pemain. Evaluasi tersebut diperlukan untuk mengetahui pemain yang dapat mengisi posisi tertentu sesuai kebutuhan tim.

“Laga persahabatan ini saya manfaatkan untuk memantau seluruh pemain dan melihat siapa yang bisa bermain di posisi tertentu,” tambah Milos.

Garudayaksa FC saat ini masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah dalam persiapan menghadapi kompetisi. Salah satunya terkait kedalaman skuad di beberapa posisi yang belum sepenuhnya ideal.

Milos mengakui timnya masih menghadapi kendala di sejumlah posisi. Namun, ia optimistis situasi tersebut akan segera teratasi seiring kedatangan pemain asing tambahan serta kembalinya pemain yang sebelumnya mengalami cedera.

BACA JUGA  Menang 2-1, Manchester City Kejar Arsenal dalam Perburuan Gelar

“Kami memang memiliki kendala di beberapa posisi, namun tak lama lagi pemain asing baru akan bergabung dan pemain yang sempat cedera akan kembali bermain,” tuturnya.

Dengan kondisi skuad yang semakin lengkap, Milos optimistis kekuatan Garudayaksa FC akan meningkat. Ia menilai performa tim secara keseluruhan sejauh ini belum menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan.

“Saya yakin tim kami akan menjadi kuat. Untuk saat ini, performa kami tidaklah buruk,” pungkas Milos.

Kekalahan dari Borneo FC menjadi bagian dari proses persiapan Garudayaksa FC selama menjalani TC di Solo dan Yogyakarta.

Hasil tersebut sekaligus memberikan kesempatan bagi tim pelatih untuk mengevaluasi kondisi fisik, taktik, komposisi pemain, hingga penempatan posisi sebelum menghadapi pertandingan berikutnya. (09/AGF).