1.170 Mahasiswa Keluarga Tidak Mampu Dapat Beasiswa Dari Pemkab Tangerang Selama 2026

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid memberikan sambutan saat wisuda UNDHI. (Ist)

TANGERANG – SUDUT PANDANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, selama tahun 2026 memberikan beasiswa kepada 1.170 mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu untuk menempuh pendidikan pada perguruan tinggi luar negeri dan dalam negeri.

“Bahkan bantuan beasiswa juga diberikan kepada 400 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk dapat menyelesaikan pendidikan sarjana,” kata Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid di Tangerang, Sabtu (15/8/2026).

Maesyal mengatakan hal tersebut saat menghadiri wisuda tahun akademik tahun 2025/2026 Universitas Dharma Indonesia (UNDHI) yang digelar pada sebuah hotel di bilangan Cimone.

Pihaknya mengajak UNDHI untuk berkolaborasi dan kerjasama dalam memperkuat Program Beasiswa Tangerang Gemilang.

Ia bilang, saat ini terus menggalakkan sekaligus juga memperbanyak program-program beasiswa bagi masyarakat Kabupaten Tangerang yang keluarganya memiliki keterbatasan ekonomi dengan prioritas keluarga dari Desil 1-5, agar anak-anaknya bisa melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi.

BACA JUGA  Bupati Subandi Pastikan Program Bedah Rumah Tepat Sasaran, Warga Prambon Terima Bantuan RTLH dan Kursi Roda

“Kami telah mengalokasikan anggaran untuk kepentingan lanjutan pendidikan ke perguruan tinggi, maka tahun 2025 telah mengirimkan sebanyak 235 mahasiswa, ada yang ke Kairo 20 orang, Swiss German University 30 orang, ke Unpad ke Untirta ke IPB, ” ujarnya.

Bahkan mahasiswa yang dikirimkan tersebut sampai lulus tanpa mengeluarkan biaya, alias gratis.

Menurutnya, sudah dua tahun ini Pemkab Tangerang telah memberikan atensi terhadap dunia pendidikan sampai dengan lulus tanpa mengeluarkan biaya, diantaranya ada anak yatim dua orang yang kuliah di Fakultas Kedokteran.

Meski begitu, pihaknya menyebut kepada para mahasiswa bahwa wisuda bukanlah akhir dari sebuah perjalanan tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan serta nilai-nilai yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi ini.

BACA JUGA  Semua Tim Siap Bertarung di PLN Mobile Proliga 2022

Masih kata Maesyal bahwa perkembangan teknologi, digitalisasi, kecerdasan buatan dan perubahan dunia global yang sangat cepat telah membawa tantangan sekaligus peluang baru bagi generasi muda.

Untuk itu, maka perguruan tinggi dituntut tidak hanya mampu menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik yang baik namun juga harus inovatif, adaptif dan kreatif serta mampu melihat peluang dan siap menghadapi perubahan. (WAR)