JAKARTA | SUDUTPANDANG.ID – Garudayaksa FC terus mematangkan persiapan menghadapi Super League musim 2026/2027.
Klub berjuluk The Spirit of Garuda tersebut dijadwalkan menggelar training camp (TC) di Solo dan Yogyakarta pada 13-26 Agustus 2026.
TC menjadi bagian penting dari persiapan Garudayaksa FC sebelum menjalani musim perdana di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Tim asuhan pelatih asal Serbia, Milos Joksis, masih melakukan penyempurnaan komposisi skuad sebelum pertandingan perdana.
Garudayaksa FC dijadwalkan menghadapi Java United pada 6 September 2026. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang.
Milos mengakui skuad Garudayaksa FC saat ini belum sepenuhnya lengkap. Sejumlah pemain asing masih dijadwalkan bergabung ketika tim menjalani TC di Solo dan Yogyakarta.
Meski demikian, pelatih asal Serbia tersebut tetap optimistis proses persiapan dapat berjalan maksimal.
Ia akan memanfaatkan agenda TC untuk meningkatkan kesiapan fisik, taktik, serta membangun koordinasi antarpemain.
“Saat ini tim kami memang belum lengkap, pemain asing akan bergabung saat TC nanti. Kita akan maksimalkan waktu saat Training Camp di Solo dan Yogyakarta,” ujar Milos.
Kondisi serupa disampaikan COO sekaligus manajer tim Garudayaksa FC, Derry Hidayat. Ia menyebut komposisi skuad saat ini baru mencapai sekitar 65 hingga 70 persen.
Menurut Derry, masih ada sejumlah pemain yang dibutuhkan untuk melengkapi kekuatan tim.
Saat ini, lima pemain asing telah bergabung, sedangkan empat hingga lima pemain asing lainnya masih ditunggu kedatangannya.
“Ya belum lengkap. Ada beberapa pemain yang masih kita butuhkan. Saat ini sudah lima pemain asing yang sudah bergabung. Kami masih menunggu empat sampai lima pemain yang akan datang lagi,” kata Derry.

Manajemen berharap para pemain asing tambahan tersebut dapat bergabung selama TC berlangsung. Dengan demikian, Milos memiliki waktu lebih banyak untuk menyatukan seluruh pemain sebelum kompetisi resmi dimulai.
“Para pemain asing itu akan bergabung saat TC nanti dan harapannya bisa melengkapi semua yang dibutuhkan pelatih untuk mengarungi BRI Super League 2026 ini,” ujar Derry.
Selain menjalani program latihan, Garudayaksa FC juga menyiapkan sejumlah pertandingan uji coba selama berada di Solo dan Yogyakarta.
Laga tersebut menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk mengukur perkembangan skuad sekaligus menentukan komposisi terbaik.
Garudayaksa FC dijadwalkan menghadapi Persipura, Borneo FC, dan PSIM Yogyakarta dalam rangkaian uji coba tersebut.
Pertandingan melawan klub dengan karakter berbeda diharapkan dapat memberikan pengalaman kompetitif bagi skuad Garudayaksa.
Derry menegaskan manajemen tidak ingin Garudayaksa FC hanya berstatus sebagai peserta pada musim debutnya di Super League. Klub memiliki target untuk bersaing di papan atas klasemen.
“Target kami jelas, kita ingin tembus di enam besar. Kami ingin bersaing dengan tim-tim papan atas. Kami tidak ingin hanya ingin target bertahan,” tegas Derry.
Target tersebut membuat manajemen berusaha membangun skuad dengan komposisi pemain lokal dan asing yang dinilai sesuai kebutuhan tim.
Perekrutan dilakukan dengan mempertimbangkan kualitas dan pengalaman pemain agar mampu bersaing menghadapi klub-klub lain di Super League.
Derry mengatakan persiapan tim dilakukan secara serius untuk menghadapi persaingan sepanjang musim.
Manajemen ingin memastikan setiap posisi memiliki pemain yang mampu menjalankan kebutuhan taktik pelatih.
“Kami persiapkan dengan matang dengan pemain-pemain lokal pilihan kami dan pemain asing pilihan kami agar bisa bersaing. Jadi, kita datangkan pemain-pemain yang top grade,” ungkapnya.
Saat ini, sejumlah pemain telah masuk dalam skuad sementara Garudayaksa FC. Di posisi penjaga gawang terdapat Dominik Holec dari Slovakia, Yoewanto Setya Beny, dan Daffa Fasya.
Untuk lini belakang, terdapat Wahyu Prasetyo, Alfin Kelilauw, Paulo Ricardo dari Brasil, Alfriyanto Nico, Najeb Yakubu dari Nigeria, Al Hamra Hehanussa, serta Filip Stamenkovic dari Serbia.
Lini tengah diisi Adittia Gigis, Arepenta Poerba, Septian David Maulana, Sidik Saimima, Muhammad Sihran, Ryo Matsumura dari Jepang, dan Theo Numberi.
Sementara itu, sektor depan diperkuat Andik Vermansah, Septian Bagaskara, dan Dheco Zacky.
Dengan TC di Solo dan Yogyakarta, Garudayaksa FC memiliki waktu sekitar dua pekan untuk mematangkan skuad sebelum kembali mempersiapkan diri menghadapi laga perdana Super League.
Kehadiran pemain asing tambahan, rangkaian uji coba, serta pematangan taktik menjadi faktor penting bagi Garudayaksa FC untuk mengejar target enam besar pada musim 2026/2027. (09/AGF).










