JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI mengajak masyarakat membiasakan hidup aktif dengan rutin berolahraga.
Aktivitas fisik tidak harus dilakukan dengan olahraga berat, karena berjalan kaki bersama keluarga juga dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga kebugaran tubuh.
Ajakan tersebut disampaikan Plt. Sekretaris Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora, Ruli Giri Kusumaningtyas, saat membuka kegiatan Rabu Bugar bersama komunitas Ikatan Olahraga Senam Kreasi Indonesia (IOSKI) di lingkungan Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026).
Ruli mengatakan olahraga dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa harus memiliki peralatan khusus. Menurutnya, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai sumber yang tersedia secara gratis untuk mendapatkan panduan aktivitas fisik.
Ia menilai keterbatasan fasilitas bukan alasan bagi masyarakat untuk tidak berolahraga. Berbagai jenis aktivitas sederhana dapat dilakukan di rumah maupun lingkungan sekitar sesuai kemampuan masing-masing.
“Kalau nggak punya (peralatan olahraga), kita bisa lihat di YouTube. Di sana ada banyak sekali olahraga. Kalau nggak bisa lari, kita bisa jalan kaki saja bareng-bareng sama keluarga,” kata Ruli.
Menurut Ruli, kebiasaan hidup aktif sebaiknya dimulai dari lingkungan keluarga. Ketika satu anggota keluarga mulai membiasakan diri berolahraga, kebiasaan tersebut diharapkan dapat menular kepada pasangan, anak, maupun anggota keluarga lainnya.
Ia mengatakan keluarga memiliki peran penting dalam membangun budaya olahraga. Aktivitas fisik yang dilakukan bersama juga dapat menjadi sarana mempererat hubungan antaranggota keluarga.
Dalam kegiatan Rabu Bugar, Ruli turut memperkenalkan Senam Gemar kepada para peserta. Senam tersebut memiliki durasi sekitar 2 menit 45 detik sehingga dinilai cukup sederhana untuk dipraktikkan masyarakat dalam kegiatan sehari-hari.
Ruli berharap Senam Gemar tidak hanya dilakukan di lingkungan Kemenpora, tetapi juga dapat diterapkan masyarakat di rumah dan lingkungan tempat tinggal.
“Setelah Bapak Ibu hafal, Bapak Ibu ajak juga keluarganya untuk Senam Gemar. Ini cuma 2 menit 45 detik. Nanti diajak keluarga, kalau keluarga sudah bisa, ke lingkungan sekitar, RT, RW, kecamatan, mungkin yang punya komunitas untuk senam juga,” ujarnya.
Menurutnya, aktivitas olahraga secara rutin memiliki manfaat penting bagi kesehatan. Kebiasaan bergerak dan berolahraga dapat membantu masyarakat menjaga kebugaran serta mengurangi risiko berbagai penyakit yang berkaitan dengan pola hidup kurang aktif.
Ruli juga menekankan bahwa manfaat olahraga tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik. Aktivitas fisik dapat membantu menjaga kebugaran mental sehingga masyarakat memiliki kondisi tubuh dan pikiran yang lebih baik dalam menghadapi berbagai aktivitas serta persoalan sehari-hari.
Karena itu, ia mendorong masyarakat agar tidak menjadikan olahraga sebagai kegiatan yang sulit dilakukan. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, senam, atau olahraga bersama keluarga dapat menjadi pilihan untuk memulai kebiasaan hidup aktif.
Kegiatan Rabu Bugar di lingkungan Kemenpora juga berlangsung dalam suasana meriah. Ruli mengapresiasi antusiasme peserta yang hadir sejak pagi dan mengikuti kegiatan dengan penuh semangat.
Para peserta mengenakan berbagai kostum serta aksesori olahraga yang menarik. Suasana tersebut menunjukkan bahwa olahraga dapat dilakukan dengan cara menyenangkan dan melibatkan banyak orang.
Ruli berharap semangat yang dibangun melalui Rabu Bugar dapat terus berlanjut setelah kegiatan selesai. Para peserta diharapkan membawa kebiasaan hidup aktif tersebut ke rumah, keluarga, komunitas, dan lingkungan tempat tinggal masing-masing.
“Semoga nanti bisa sama-sama bersenang-senang hari ini. Kita lupakan dulu yang membebani pikiran, kita senang bersama dulu. Setelah senang, kita sama-sama bugar dan sehat,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua 1 Bidang Organisasi IOSKI, Widodo Hadi Purnomo, mengapresiasi kesempatan yang diberikan Kemenpora kepada IOSKI untuk berpartisipasi dalam kegiatan Rabu Bugar.
Menurut Widodo, keterlibatan komunitas olahraga dalam kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengajak masyarakat semakin aktif bergerak dan menjaga kebugaran jasmani maupun rohani.
“Terima kasih kepada Kemenpora atas kesempatan yang diberikan kepada IOSKI untuk meramaikan Rabu Bugar hari ini. Terima kasih juga kepada seluruh peserta, mari kita semarakkan Rabu Bugar dan terus berikhtiar menjaga kebugaran jasmani dan rohani,” ujarnya.
Kegiatan Rabu Bugar diharapkan dapat menjadi contoh bahwa membangun kebiasaan olahraga tidak selalu membutuhkan waktu panjang maupun fasilitas khusus.
Dengan aktivitas sederhana yang dilakukan secara rutin dan melibatkan keluarga atau komunitas, budaya hidup aktif dapat semakin berkembang di tengah masyarakat.
Kemenpora pun terus mendorong agar olahraga menjadi bagian dari keseharian masyarakat.
Semangat tersebut diharapkan dapat dimulai dari langkah sederhana, dilakukan secara konsisten, dan berkembang menjadi kebiasaan hidup sehat di lingkungan keluarga maupun masyarakat. (09/AGF).











