SEMARANG, SUDUTPANDANG.ID – Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia (FORSIMEMA-RI) menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas diterimanya Surat Keputusan (SK) Guru Besar kepada KPA. Prof. Dr. Abdul Chair Ramadhan, S.H., M.H. di Universitas Islam Sultan Agung atau UNISSULA, Semarang.
Penyerahan SK Guru Besar tersebut berlangsung dalam sebuah acara yang digelar secara khidmat pada Sabtu (12/9/2026). Momen tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dari lingkungan lembaga peradilan, akademisi, hingga Komisi Yudisial (KY).
Pencapaian Abdul Chair Ramadhan sebagai guru besar dinilai menjadi sebuah capaian akademik yang patut diapresiasi, sekaligus diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu hukum di Indonesia.
Acara penyerahan SK Guru Besar tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting. Salah satunya Prof. Dr. Yeheskiel Minggus Toranda, Hakim Agung Tata Usaha Negara (Pajak), yang juga merupakan Guru Besar di lingkungan UNISSULA atau Kampus Birrul Walidain.
Hadir pula Rektor beserta jajaran Dekan UNISSULA dalam kegiatan tersebut. Dari Komisi Yudisial RI, turut hadir Prof. Andi M. Asrun selaku Anggota Komisi Yudisial RI serta Dr. Mulyadi, S.H., M.S.E. yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Komisi Yudisial RI.
Kehadiran para tokoh dari berbagai unsur tersebut menunjukkan eratnya keterkaitan antara dunia akademik, lembaga peradilan dan institusi yang memiliki peran dalam menjaga kualitas serta integritas penegakan hukum.
FORSIMEMA-RI menyampaikan apresiasi atas pencapaian akademik yang diraih Abdul Chair Ramadhan.
Pengangkatan sebagai guru besar diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian personal dalam bidang akademik, tetapi juga dapat memperkuat kontribusi pemikiran hukum bagi masyarakat dan institusi penegak hukum.
FORSIMEMA-RI juga berharap momentum tersebut semakin memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, khususnya bidang hukum, dengan lembaga peradilan dan institusi penegak hukum di Indonesia.
Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendorong perkembangan pemikiran hukum sekaligus memperkuat komitmen terhadap integritas dan penegakan hukum yang berkeadilan.
Melalui pencapaian Abdul Chair Ramadhan sebagai guru besar, dunia akademik hukum diharapkan semakin aktif memberikan kontribusi dalam menjawab berbagai dinamika dan tantangan hukum di Indonesia.(PR/04)











