FORSIMEMA RI Dorong Konsistensi Agenda Coffee Morning & Diskusi Hukum di Media Centre MA Hingga Peradilan Tingkat Pertama

FORSIMEMA RI
Syamsul Bahri seorang Ketum FORSIMEMA RI (Foto: Net)

“FORSIMEMA-RI terus mempertanyakan dan memotivasi tindak lanjut atas berbagai poin komunikasi strategis dan arahan pimpinan Mahkamah Agung termasuk bidang yudisial dan kehumasan agar instruksi pelibatan media secara aktif dapat segera diwujudkan secara konkret dalam bentuk agenda setting yang terjadwal secara nasional”

Oleh: Syamsul Bahri

Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia ( FORSIMEMA RI ), Syamsul Bahri, secara konsisten mendorong agar sinergi antara lembaga peradilan dan insan pers diperkuat melalui ruang dialog yang cair, konstruktif, dan berkelanjutan.

Pokok-Pokok Urgensi & Pertanyaan Publik:

  • Akselerasi Ruang Dialog Terbuka

Agenda Coffee Morning serta diskusi hukum berkala di Media Centre Mahkamah Agung maupun di satuan kerja peradilan tingkat pertama (Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi/Banding) dipandang krusial.

BACA JUGA  PB Mathla’ul Anwar 2026-2031: Menjaga Khittah dengan Tetap Mengikuti Perkembangan Zaman

Forum ini dirancang bukan sekadar ajang ramah tamah, melainkan sarana edukasi publik dan pertukaran informasi yang transparan guna meminimalisir distorsi pemberitaan hukum.

  • Menindaklanjuti Arahan Pimpinan ke Biro Hukum & Humas

FORSIMEMA-RI terus mempertanyakan dan memotivasi tindak lanjut atas berbagai poin komunikasi strategis dan arahan pimpinan Mahkamah Agung termasuk bidang yudisial dan kehumasan agar instruksi pelibatan media secara aktif dapat segera diwujudkan secara konkret dalam bentuk agenda setting yang terjadwal secara nasional.

  • Memperkuat Marwah Peradilan dari Tingkat Pertama

Penguatan kehumasan melalui pendekatan Coffee Morning di pengadilan tingkat pertama dinilai sangat mendesak. Hal ini bertujuan agar juru bicara (jubir) pengadilan di daerah memiliki ruang komunikasi yang efektif dengan wartawan lokal, sehingga penegakan hukum dan keadilan yang berintegritas dapat tersampaikan secara objektif kepada masyarakat luas.

BACA JUGA  Sengketa Lahan di Jeneponto, Daeng Azis dkk Minta MA Kabulkan PK

“Melalui tradisi Coffee Morning dan diskusi hukum yang rutin dari tingkat pusat hingga daerah, kita berharap ekosistem informasi peradilan semakin transparan, akuntabel, serta memperkuat wibawa hakim dan marwah badan peradilan Indonesia.”

Penulis adalah Syamsul Bahri seorang Ketum FORSIMEMA RI