SMP PGRI 1 Tebas Terima Bantuan Revitalisasi Setelah Penantian Panjang

SMP PGRI 1 Tebas Terima Bantuan Revitalisasi Setelah Penantian Panjang
SMP PGRI 1 Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. (Foto: istimewa)

SAMBAS-KALBAR|SUDUTPANDANG.ID – SMP PGRI 1 Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, menerima bantuan program revitalisasi satuan pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 2026. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung perbaikan gedung sekolah setelah penantian panjang selama lebih dari tujuh tahun.

Ketua Pengurus Harian Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) Dikdasmen PAUD PGRI Kabupaten Sambas, Urai Sumadi, mengucapkan rasa syukur atas bantuan tersebut.

Ia berharap program revitalisasi dapat meningkatkan semangat belajar siswa serta mendorong guru untuk terus mengembangkan pendidikan di sekolah.

“Alhamdulillah, tahun 2026 SMP PGRI 1 Tebas mendapat bantuan program revitalisasi dari Kemendikdasmen. Harapan saya, semoga program ini menjadi vitamin bagi siswa dan guru agar lebih semangat dalam memajukan pendidikan,” ucap Urai Sumadi dalam keterangannya, Minggu (11/10/2026).

Urai Sumadi berharap perbaikan gedung sekolah dapat menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih representatif.

BACA JUGA  Vinessa Inez Belum Siap Cari Pengganti Drummer NOAH

Selain mendukung kegiatan belajar mengajar, kondisi sekolah yang lebih baik juga diharapkan menjadi kebanggaan bagi para alumni.

“Kami berharap SMP PGRI 1 Tebas tetap menjadi salah satu pilihan bagi anak-anak di Desa Bekut dan sekitarnya untuk melanjutkan pendidikan,” ujar Urai, yang lama mengajar di sekolah tersebut saat masih bernama SMP PGRI 6 Bekut.

Alumni

Urai mengapresiasi kepada para alumni yang telah berkontribusi dalam mempertahankan keberadaan sekolah tersebut.

Menurutnya, sejak sekolah dibangun kembali, alumni memberikan dukungan dalam berbagai bentuk, mulai dari tenaga, waktu, hingga sumber dana.

“Sejak dibangun kembali, SMP PGRI identik dengan The Power of Alumni. Hal ini karena besarnya peran alumni dalam memberikan napas kembali bagi keberlangsungan hidup SMP PGRI, mulai dari tenaga, waktu, hingga sumber dana,” katanya.

BACA JUGA  Silaturahmi di Ancol, Pelindo Regional 2 Ajak Media Perkuat Komunikasi Positif

Sejumlah alumni yang disebut turut memberikan kontribusi antara lain Bui Kiong, Victor, Cucinen, Fatimah, Culitan, Jiu Nyan, Santo dan Marina.

Urai juga mengucapkan terima kasih kepada alumni lainnya yang telah membantu, meskipun tidak dapat disebutkan satu per satu.

Ia menilai dukungan alumni menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan sekolah dan mendukung penyelenggaraan pendidikan bagi masyarakat sekitar.

Diharapkan Tingkatkan Layanan Pendidikan

Urai berharap bantuan revitalisasi pada 2026 dapat membantu mengatasi persoalan gedung sekolah yang selama ini menjadi perhatian pengelola. Dengan fasilitas yang lebih memadai, SMP PGRI 1 Tebas diharapkan dapat meningkatkan layanan pendidikan bagi para siswa.

Selain itu, keberadaan sekolah tersebut diharapkan terus memberikan alternatif pendidikan bagi generasi muda di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas.

Ia juga bersyukur SMP PGRI 1 Tebas saat ini merupakan satu-satunya sekolah PGRI yang masih aktif di Kecamatan Tebas.

BACA JUGA  BRI Berikan Kemudahan Pembiayaan kepada Mitra Telkomsel

“Bantuan revitalisasi dari Kemendikdasmen tersebut menjadi dukungan bagi upaya mempertahankan keberlangsungan sekolah. Peran yayasan, guru, siswa, alumni dan masyarakat juga diharapkan terus berlanjut untuk mendukung kegiatan pendidikan di SMP PGRI 1 Tebas,” pungkasnya.(red)