SUDUTPANDANG.ID – Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia-Tionghoa, terpilih sebagai Wali Kota Mississauga, Ontario, Kanada, setelah mengalahkan wali kota petahana Carolyn Parrish dan mantan wali kota Bonnie Crombie dalam pemilihan munisipal pada Senin (26/10/2026) waktu setempat.
Berdasarkan hasil sementara yang diumumkan Pemerintah Kota Mississauga, Alvin Tedjo memperoleh 74.479 suara. Parrish berada di posisi kedua dengan 51.853 suara, sedangkan Crombie meraih 43.191 suara. Hasil tersebut masih menunggu pengesahan resmi dari pejabat kota.
Kemenangan itu mengantarkan Alvin Tedjo memimpin kota yang selama ini dipimpin sejumlah politikus berpengalaman. Sebelum terpilih sebagai wali kota, pria berusia 43 tahun tersebut merupakan anggota Dewan Kota Mississauga yang terpilih pada 2022.
“Mississauga telah memilih perubahan,” ujar Tedjo dalam pidato kemenangannya, dikutip dari pemberitaan media Kanada, Selasa (27/10/2026).
Ia menyebut kemenangan tersebut sebagai kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk memimpin kota. Selama kampanye, Alvin Tedjo menyampaikan sejumlah rencana perubahan bagi Mississauga.
Keturunan Indonesia dari Keluarga Perantau
Alvin Tedjo berasal dari keluarga keturunan Tionghoa-Indonesia. Orang tuanya pindah ke Kanada ketika ia berusia sekitar empat tahun dan menetap di Mississauga. Ayahnya, dr. Anto Tedjo, berasal dari Padang, Sumatera Barat.
Setelah tiba di Kanada, keluarganya membangun kehidupan dari awal. Ayahnya pernah menjalani sejumlah pekerjaan, termasuk sebagai pencuci piring dan pengantar makanan.
Tedjo kemudian tumbuh besar di Mississauga. Bersama istrinya, Rebecca, ia membangun keluarga dan memiliki tiga anak. Kawasan Clarkson menjadi tempat tinggal mereka.
Kota tersebut memiliki arti penting dalam perjalanan hidup Tedjo karena menjadi tempat ia tumbuh, menempuh pendidikan, membangun keluarga, hingga memulai karier politik.
Pendidikan dan Pengalaman Profesional
Tedjo menempuh pendidikan menengah di Father Michael Goetz Secondary School. Semasa sekolah, ia pernah menjabat sebagai presiden dewan siswa selama dua tahun.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Queen’s University, Ontario, dengan mengambil bidang studi ilmu politik. Tedjo meraih gelar Bachelor of Arts pada 2007 dan aktif dalam organisasi mahasiswa Alma Mater Society.
Sebelum menyelesaikan pendidikan sarjananya, ia mengikuti program studi internasional di Bader International Study Centre, bagian dari Queen’s University, di Inggris pada 2002–2003.
Tedjo juga melanjutkan pendidikan melalui Harvard Extension School. Pada 2015–2017, ia mengikuti program sertifikat pascasarjana di bidang Learning Design and Technology.
Selanjutnya, ia menempuh program Master of Liberal Arts dengan spesialisasi Digital Media Design pada 2017-2020.
Setelah lulus dari Queen’s University, Tedjo bekerja di Ontario Undergraduate Student Alliance, organisasi yang memperjuangkan kepentingan mahasiswa di Ontario.
Ia menjabat sebagai direktur komunikasi dan hubungan masyarakat pada Juni 2009 hingga Mei 2012.
Kariernya kemudian berkembang di bidang kebijakan publik, komunikasi, dan pendidikan tinggi. Ia pernah bekerja sebagai penasihat dan staf politik di lingkungan pemerintahan Ontario, serta berkarier di Sheridan College dan Toronto Metropolitan University.
Perjalanan Politik di Mississauga
Tedjo terpilih menjadi anggota Dewan Kota Mississauga pada 2022.
Ia sebelumnya juga pernah mengikuti pemilihan wali kota pada 2024, tetapi belum berhasil mengungguli Carolyn Parrish.
Dalam pemilihan 26 Oktober 2026, Tedjo kembali mencalonkan diri dan berhasil mengungguli Parrish serta Crombie. Hasil tersebut menandai babak baru dalam perjalanan politiknya di kota tempat ia dibesarkan.
Dengan kemenangan ini, Tedjo akan memimpin pemerintahan kota Mississauga, salah satu kota besar di Provinsi Ontario, Kanada.(Red)











