ASAHAN, SUDUTPANDANG.ID – Komitmen memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat terus ditunjukkan Pemerintah Kecamatan Kota Kisaran Timur.
Hal itu ditandai dengan kehadiran Camat Kota Kisaran Timur, A. Syaiful P. Pasaribu, S.AP., M.M., dalam pelantikan dan pengukuhan Bunda Literasi Kelurahan se-Kecamatan Kota Kisaran Timur yang digelar di Aula Kantor Camat Kota Kisaran Barat, Rabu (17/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Camat A. Syaiful turut didampingi Bunda Literasi Kecamatan Kota Kisaran Timur, Ny. Diana Poetri Ahmad Syaiful. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah kecamatan terhadap penguatan gerakan literasi yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Asahan.
Pada kesempatan itu, A. Syaiful menyampaikan apresiasi atas dilantiknya para Bunda Literasi Kelurahan. Menurutnya, pengukuhan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperluas gerakan literasi hingga ke tingkat kelurahan sehingga budaya membaca dan belajar dapat tumbuh di lingkungan masyarakat.
Ia menilai keberadaan Bunda Literasi memiliki peran penting sebagai penggerak berbagai program literasi yang menyasar seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua. Dengan keterlibatan aktif para Bunda Literasi, diharapkan minat baca masyarakat semakin meningkat dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi budaya literasi di tengah masyarakat. Literasi harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen,” ujar Syaiful.
Dalam arahannya, Camat Kota Kisaran Timur menegaskan bahwa makna literasi tidak hanya terbatas pada kemampuan membaca dan menulis. Lebih dari itu, literasi merupakan bekal utama dalam membangun karakter masyarakat, memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta menciptakan generasi yang mampu menghadapi perkembangan zaman.
Menurutnya, masyarakat yang memiliki budaya literasi yang baik akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat. Karena itu, gerakan literasi perlu terus didorong secara berkelanjutan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Syaiful berharap para Bunda Literasi yang baru dikukuhkan mampu menjadi motor penggerak dalam meningkatkan minat baca masyarakat, dimulai dari lingkungan keluarga. Ia menilai keluarga merupakan tempat pertama dan utama dalam membentuk kebiasaan membaca sejak usia dini.
Selain itu, ia juga mendorong agar para Bunda Literasi membangun sinergi dengan pemerintah kelurahan, satuan pendidikan, Tim Penggerak PKK, pengelola perpustakaan, serta berbagai komunitas yang memiliki perhatian terhadap pengembangan literasi.
Kolaborasi tersebut dinilai penting agar berbagai program literasi dapat berjalan secara efektif, berkelanjutan, dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Beragam kegiatan seperti pojok baca, taman bacaan masyarakat, lomba literasi, hingga pelatihan menulis diharapkan dapat terus dikembangkan di setiap kelurahan.
“Peningkatan budaya literasi tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerja sama semua pihak agar masyarakat semakin gemar membaca dan memiliki kemampuan literasi yang baik,” katanya.
Lebih lanjut, Syaiful memastikan Pemerintah Kecamatan Kota Kisaran Timur siap memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program literasi yang inovatif dan berkelanjutan. Dukungan tersebut diharapkan mampu mempercepat terwujudnya masyarakat yang cerdas, berdaya saing, dan memiliki karakter kuat.
Ia optimistis kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, serta para pegiat literasi akan menghasilkan berbagai program yang memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas SDM di wilayah Kecamatan Kota Kisaran Timur.
Menurutnya, investasi di bidang literasi merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kemajuan daerah. Semakin tinggi tingkat literasi masyarakat, semakin besar pula peluang terciptanya generasi muda yang produktif, kreatif, dan inovatif.
Di penghujung sambutannya, Camat Kota Kisaran Timur mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung setiap program pembangunan daerah, termasuk penguatan budaya literasi sebagai salah satu fondasi pembangunan manusia.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung visi dan misi Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., bersama Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., dalam mewujudkan Kabupaten Asahan yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan.
Melalui pengukuhan Bunda Literasi Kelurahan tersebut, Pemerintah Kecamatan Kota Kisaran Timur berharap gerakan literasi dapat semakin berkembang dan menjadi budaya yang mengakar di tengah masyarakat. Dengan demikian, upaya meningkatkan kualitas pendidikan, pengetahuan, dan karakter masyarakat dapat berjalan seiring dengan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (MA/09)










