JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Karakter Oki & Nirmala dari kisah Negeri Dongeng yang selama lebih dari 50 tahun menghiasi cerita anak-anak Indonesia akhirnya akan hadir dalam format film layar lebar. Karakter ikonik dari Majalah Bobo tersebut akan diangkat menjadi film berjudul “Oki & Nirmala”, yang diproduksi Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment bekerja sama dengan Grid Network KG Media sebagai pemilik kekayaan intelektual (IP) Majalah Bobo.
Film ini menjadi upaya membawa kembali kisah klasik yang telah menemani beberapa generasi ke dalam kemasan baru yang lebih dekat dengan penonton masa kini.
Produser sekaligus produser eksekutif Andi Boediman mengatakan, kolaborasi dengan KG Media menjadi langkah penting untuk menghidupkan kembali nilai yang telah diwariskan Majalah Bobo selama puluhan tahun.
“Ketika bertemu dengan teman-teman di KG (Kompas Gramedia), mereka ini sudah memberikan inspirasi bagi keluarga Indonesia sudah 50 tahun. Tidak ada partner yang lebih tepat kalau kita mau kolaborasi,” kata Andi Boediman di Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2026).
Ia menilai kisah Oki dan Nirmala bukan sekadar cerita masa lalu, tetapi merupakan bagian dari kekayaan intelektual Indonesia yang memiliki nilai panjang dan dapat diperkenalkan kembali kepada generasi muda.
“Kita angkat dulu ‘hartanya’ Indonesia, value yang sudah 50 tahun, dan kita sampaikan kepada generasi muda dengan wujud yang baru,” katanya dalam konferensi pers dan pengumuman pemeran Oki & Nirmala.
Produksi film Oki & Nirmala dijadwalkan dimulai pada September 2026. Sementara itu, film tersebut ditargetkan dapat menyapa penonton di bioskop Indonesia pada 2027.
Kisah Negeri Dongeng sendiri pertama kali diperkenalkan melalui Majalah Bobo pada 14 April 1973. Sejak saat itu, Oki dan Nirmala menjadi karakter yang lekat dengan dunia cerita anak Indonesia.
Film Oki & Nirmala akan disutradarai oleh Hanung Bramantyo, sementara skenario ditulis oleh Utiuts dan Hanung Bramantyo.
Hanung mengaku tertarik menggarap proyek tersebut karena ingin menghadirkan film yang dapat dinikmati bersama keluarga.
“Saya ingin membuat film yang bisa saya tonton bersama keluarga sendiri,” ujarnya.
Pengalamannya menggarap film anak, termasuk Gatotkaca, turut mendorong Hanung untuk kembali menghadirkan pilihan tontonan yang bisa dinikmati anak-anak sekaligus keluarga di bioskop.
“‘Oki & Nirmala’ ini adalah sebuah kado tentunya, buat anak-anak saya, dan juga kado buat anak-anak Indonesia,” katanya.
Meski demikian, Hanung menyadari bahwa mengadaptasi Oki & Nirmala bukan pekerjaan sederhana. Genre fantasi yang menjadi dasar cerita membuat proses produksinya memiliki tingkat kompleksitas tersendiri.
“Ini genre fantasi, dan tidak banyak orang membuat film fantasi karena tingkat kerumitannya tergolong luar biasa,” katanya.
Salah satu daya tarik film ini adalah jajaran pemain yang dipercaya menghidupkan karakter-karakter ikonik dari Negeri Dongeng. Tissa Biani dipercaya memerankan Nirmala, peri hutan yang dikenal baik hati. Sementara karakter Oki, kurcaci hijau yang menjadi sahabat Nirmala, diperankan oleh Azzamy Syauqi.
Selain itu, Dea Panendra akan berperan sebagai Pipiyot, sedangkan Titi Kamal dipercaya memerankan Ratu Bidadari. Tissa Biani mengaku sempat merasa gugup ketika pertama kali mendapatkan tawaran untuk menjadi Nirmala. Terlebih, karakter tersebut sudah begitu dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak lama.
“Waktu awal pertama kali diajak, aku rada deg-degan. Walaupun mungkin ada senior-senior aku di belakang ini, aku masih ngikutin Oki dan Nirmala, aku membaca Majalah Bobo juga,” katanya.
Selain keempat pemeran tersebut, film ini juga menghadirkan Rey Bong, Anjasmara, Karina Salim, Tanta Ginting, Indra Birowo, Kala Madali, Diandra Agatha, dan Sheila Kusnadi.(04)










