SEKADAU, SUDUTPANDANG.ID – Upaya pencarian helikopter Airbus H130 dengan registrasi PK-CFX yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, mendapat respons cepat dari TNI AD. Melalui Kodam XII/Tanjungpura, sebanyak 209 personel dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian dan evakuasi di lokasi yang diduga menjadi titik jatuh.
Asisten Operasi Kasdam XII/Tpr, Ahmad Daud Harahap, menegaskan bahwa pengerahan ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam menjalankan misi kemanusiaan serta membantu percepatan proses pencarian bersama tim SAR gabungan.
“Atas perintah Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., dan hasil koordinasi dengan tim SAR gabungan, jajaran telah diarahkan untuk membantu secara maksimal pelaksanaan operasi pencarian dan evakuasi,” ujarnya.
Operasi di lapangan dipimpin oleh Danrem 121/Alambhana Wanawai Brigjen TNI Purnomosidi, dengan melibatkan personel dari berbagai satuan, termasuk Kodim 1204/Sanggau, Yonif TP 833/Bumi Daranante, dan Yonif 642/Kapuas. Tim bergerak menuju lokasi di tengah medan hutan yang sulit dijangkau.
Upaya pencarian yang dilakukan secara intensif akhirnya membuahkan hasil. Tim dari Yonif TP 833/BD yang dipimpin Mayor Inf Ikhwan berhasil menemukan titik jatuh helikopter di area hutan dengan kondisi medan yang menantang.
Namun, proses evakuasi belum dapat dilakukan segera karena faktor cuaca ekstrem dan kondisi geografis yang sulit. Evakuasi terhadap kru dan badan helikopter dijadwalkan berlangsung pada Jumat pagi (17/4/2026).
Saat ini, personel yang berada di lokasi telah melakukan pengamanan area untuk memastikan proses evakuasi dapat berjalan aman dan lancar.
Keterlibatan TNI AD dalam operasi ini menegaskan peran aktif dalam penanganan situasi darurat serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam misi kemanusiaan di wilayah.(PR/04)










