Jazuli Juwaini Tegaskan Komitmen Transformasi Mathla’ul Anwar, dari Umat untuk Bangsa

Jazuli Juwaini Tegaskan Komitmen Transformasi Mathla'ul Anwar, Dari Umat Untuk Bangsa
Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. KH Jazuli Juwaini (kanan) bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kiri) usai pelantikan PBMA masa bakti 2026 - 2031 di Gedung Pakuan, Bandung, 20 Juni 2026 (Foto: PBMA/Aat SS)

“Mari kita jadikan amanah ini sebagai ladang pengabdian dan perjuangan untuk kemajuan umat, bangsa, dan negara, serta untuk memperkuat peran Mathla’ul Anwar dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berkeadilan, dan bermartabat.”

BANDUNG, SUDUTPANDANG.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA), KH Jazuli Juwaini, menegaskan komitmen organisasinya untuk memperkuat peran di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan bangsa.

Komitmen tersebut disampaikan Jazuli saat pelantikan Pengurus Besar Mathla’ul Anwar masa khidmat 2026-2031 yang berlangsung di Gedung Pakuan, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/6/2026).

Acara itu dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, Bupati Bandung Dadang Supriatna, seluruh Pimpinan dan Pengurus PBMA dan Muslimat MA.

Pada kesempatan itu Jazuli menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, khususnya Gubernur Jawa Barat beserta jajaran, serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Rapat Kerja dan Pelantikan Pengurus PBMA di Gedung Pakuan.

BACA JUGA  Ledakan di Tangsel, 52 Warga Pondok Cabe Ilir Mengungsi ke Masjid

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pengurus yang baru dilantik dan telah menyatakan kesediaannya untuk mengemban amanah organisasi.

Dalam sambutannya, Jazuli mengingatkan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk organisasi, umat, dan bangsa.

“Ketahuilah, sesungguhnya ikrar yang kita bacakan tadi bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan komitmen dan tekad yang kuat terhadap amanah perjuangan kepada Allah, organisasi, umat, dan bangsa,” kata Jazuli.

Ia mengatakan Mathla’ul Anwar akan terus meneguhkan jati dirinya sebagai organisasi Islam yang sejak berdiri pada 1916 di Pandeglang, Banten, konsisten menjalankan tiga bidang pengabdian utama, yakni pendidikan, dakwah, dan sosial.

Di bidang pendidikan, Mathla’ul Anwar berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi berkarakter, kompeten, dan berdaya saing.

BACA JUGA  PBMA Bersilaturahim dengan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal

Sementara dalam bidang dakwah, organisasi tersebut berkomitmen menyebarkan nilai-nilai Islam yang moderat dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat melalui pendekatan yang bijaksana dan penuh kearifan.

Adapun pada bidang sosial, Mathla’ul Anwar menekankan pentingnya kepedulian terhadap masyarakat serta penguatan nilai-nilai kebersamaan dan budaya sebagai sarana mempererat hubungan sosial.

Menjaga Persatuan

Jazuli juga menegaskan komitmen organisasi dalam menjaga persatuan umat dan kebangsaan melalui penguatan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah insaniyah, dan ukhuwah wathaniyah.

Menurutnya, persatuan menjadi modal penting untuk membangun masyarakat yang kuat sekaligus mendukung kemajuan bangsa.

Selain itu, Mathla’ul Anwar menyatakan siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional di berbagai sektor.

Prioritas Transformasi

Pada masa khidmat 2026-2031, PBMA menetapkan sejumlah agenda transformasi strategis. Agenda tersebut meliputi pembenahan tata kelola organisasi agar lebih profesional dan akuntabel, peningkatan mutu pendidikan, penguatan kaderisasi, serta perluasan kontribusi organisasi dalam pembangunan umat dan bangsa.

BACA JUGA  Kasus Asusila di Tutur, Polres Pasuruan : 7 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

Jazuli berharap kepengurusan baru dapat menjadi momentum untuk meningkatkan peran Mathla’ul Anwar dalam memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Mari kita jadikan amanah ini sebagai ladang pengabdian dan perjuangan untuk kemajuan umat, bangsa, dan negara, serta untuk memperkuat peran Mathla’ul Anwar dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berkeadilan, dan bermartabat,” ajaknya penuh semangat.(Aat SS)