Jelang Musim Hujan, Munjirin Pimpin Aksi Gerebek Lumpur di Kali Sunter

Jelang Musim Hujan, Munjirin Pimpin Aksi Gerebek Lumpur di Kali Sunter
Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin memimpin aksi Gerebek Lumpur di sepanjang Kali Sunter, RW 09 Radar Utara, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (2/10/2026).(Foto: Istimewa)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin memimpin aksi Gerebek Lumpur di sepanjang Kali Sunter, RW 09 Radar Utara, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (2/10/2026).

Aksi Gerebek Lumpur tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur memitigasi risiko genangan dan banjir menjelang musim penghujan.

Aksi Gerebek Lumpur dilaksanakan secara rutin setiap Selasa, Jumat, dan Minggu dengan menyasar sejumlah wilayah di Jakarta Timur.

Munjirin mengatakan, pengerukan lumpur di Kali Sunter dilakukan untuk menjaga kapasitas aliran dan tampungan air agar tetap optimal.

“Dengan demikian, risiko genangan dan banjir saat curah hujan meningkat dapat ditekan,” ujarnya.

“Ini kegiatan rutin di Jakarta Timur setiap hari Selasa, Jumat, dan Minggu mengadakan kegiatan Gerebek Lumpur. Pagi hari ini kita berlokasi di RW 09 Kelurahan Cipinang Melayu, yaitu yang dibersihkan Kali Sunter,” sambung Munjirin.

BACA JUGA  Wabup Sidoarjo Minta Kades Gelam Laporkan Warga yang Menempati RTLH

Menurut Munjirin, musim kemarau menjadi waktu yang tepat untuk melakukan pengerukan karena kondisi kali lebih mudah dipantau. Petugas dapat melihat ketebalan lumpur sehingga proses pengurasan dapat dilakukan secara maksimal.

“Kalau musim hujan susah, nanti sudah tertutup dengan air semuanya. Tidak termonitor seberapa tebal lumpurnya. Tapi, kalau musim kemarau ini bisa kita lihat dan kita monitor sehingga bisa maksimal untuk pengurasan lumpurnya,” jelasnya.

Munjirin mengatakan, ketebalan lumpur di lokasi pengerukan diperkirakan mencapai sekitar dua meter.

Lumpur hasil pengerukan terlebih dahulu ditempatkan di lokasi penampungan sementara. Setelah itu, lumpur akan diangkut ke daratan.

 

“Di sini kebetulan ada salah satu lokasi yang memang untuk mampirnya lumpur Kali Sunter. Setelah lumpur dimasukkan ke lokasi ini, baru nanti diangkat ke daratan,” katanya.

BACA JUGA  Serius Kurangi Sampah, Kantor Wali Kota Jakarta Timur Terapkan Pemilahan dari Sumber

Pengerukan Kali Sunter di wilayah RW 09 ditargetkan berlangsung sekitar satu bulan. Pengerjaan dilakukan secara rutin agar kapasitas kali dapat kembali optimal sebelum memasuki musim hujan.

“Kurang lebih satu bulan bisa dikerjakan secara rutin. Mudah-mudahan bisa selesai dan nanti satu bulan sudah memasuki musim hujan, sehingga bisa menampung air secara maksimal di lokasi ini,” ujar Munjirin.

Ia menerangkan, pengerukan dilakukan di sepanjang Kali Sunter yang melintasi wilayah RW 09, mulai dari ujung hingga batas akhir wilayah tersebut.

Kegiatan Gerebek Lumpur menjadi bagian dari upaya Pemkot Administrasi Jakarta Timur menjaga fungsi kali dan meningkatkan kapasitas aliran air.

“Pengerjaan tersebut juga dilakukan untuk memperkuat kesiapsiagaan wilayah menghadapi musim penghujan,” pungkasnya.(Paulina/01)