Korea Masters 2025: Ubed Terhenti di Perempat Final Usai Kalah dari Shogo Ogawa

Moh Zaki Ubaidillah di babak perempat final Korea Masters 2025. (Dok/PBSI).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Perjalanan tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed, di ajang Korea Masters 2025 harus terhenti di babak perempat final.

Pebulu tangkis muda berusia 18 tahun itu kalah dari wakil Jepang, Shogo Ogawa, dalam pertandingan dua gim langsung dengan skor 19-21, 18-21 di Wonkwang University Cultural and Sports Center, Jumat (7/11/2025).

Ubed, yang baru saja menorehkan prestasi sebagai juara Kejuaraan Asia Junior 2025, mengakui bahwa lawannya tampil lebih tenang dan disiplin sepanjang pertandingan.

Ia sempat unggul di gim pertama namun gagal mempertahankan momentum hingga akhirnya disusul dan kehilangan kendali permainan.

“Tadi sudah sempat unggul di gim pertama, tapi dari segi fokus dan pikiran saya agak kendor sehingga disusul. Lawan juga percaya dirinya mulai naik,” ujar Ubed dalam keterangan usai pertandingan.

Di gim pertama, Ubed sempat tampil menjanjikan dengan permainan cepat dan serangan tajam.

Ia memimpin dengan selisih tiga angka di interval dan bahkan sempat unggul 19-16.

Namun, Ogawa mampu membalikkan keadaan dengan mencetak lima poin beruntun untuk menutup gim pertama 21-19.

Memasuki gim kedua, Ubed kehilangan ritme permainan. Ia langsung tertinggal dua angka di awal laga dan kesulitan mengendalikan tempo permainan.

BACA JUGA  Hadapi Ghana, Timnas U-19, Bakal Andalkan Permainan Bola Bawah

Meski sempat dua kali unggul, pertahanannya yang goyah membuat Ogawa kembali mengambil alih inisiatif hingga menutup pertandingan dengan skor 21-18.

“Keunggulan dari lawan hari ini, mainnya rapi, jarang mati sendiri, dan pertahanannya rapat jadi sulit ditembus. Dari situ saya jadi agak goyah,” kata Ubed, yang merupakan atlet binaan PB Djarum Kudus.

Kekalahan Ubed sekaligus menandai habisnya wakil Indonesia di sektor tunggal putra pada turnamen BWF Super 300 tersebut.

Sebelumnya, dua tunggal putra lainnya, Chico Aura Dwi Wardoyo dan Yohanes Saut Marcellyno, telah tersingkir di babak awal.

Dengan hasil ini, Indonesia harus mengakui dominasi wakil-wakil Asia Timur di Korea Masters 2025.

Jepang, Korea Selatan, dan China tampil mendominasi hampir di seluruh sektor, termasuk ganda campuran dan ganda putri.

“Bukan hasil yang saya harapkan, tapi cukup senang juga bisa melaju ke babak perempat final di turnamen sekelas BWF Super 300 ini,” tambah Ubed dengan nada optimistis.

Meski gagal melangkah ke semifinal, penampilan Ubed di Korea Masters 2025 tetap mendapat apresiasi dari pelatih dan penggemar bulu tangkis Tanah Air.

BACA JUGA  Kejari Jaktim Sukses Gelar Kejuaraan Bulutangkis 'Pidum Cup Badminton 2023'

Di usianya yang masih muda, ia dinilai menunjukkan potensi besar untuk menjadi penerus tunggal putra Indonesia di masa depan.

Pelatih tunggal putra pelatnas PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia) mengungkapkan bahwa pengalaman bertanding di level BWF Super 300 menjadi bekal berharga bagi Ubed.

Pengalaman menghadapi pemain senior seperti Ogawa diharapkan dapat memperkuat mental dan daya tahan permainan sang atlet muda.

“Ubed sudah tampil cukup baik, hanya perlu memperbaiki konsentrasi di poin-poin kritis. Lawan lebih matang dalam menjaga ritme,” kata sang pelatih dalam keterangannya.

Sementara itu, sektor lain juga belum menunjukkan hasil maksimal. Di nomor ganda campuran dan ganda putri, seluruh wakil Indonesia juga tersingkir lebih awal.

Ganda putri menurunkan tiga pasangan, sementara ganda campuran hanya satu pasangan, namun semuanya gagal menembus babak semifinal.

PBSI menilai hasil di Korea Masters 2025 akan menjadi bahan evaluasi penting menjelang turnamen akhir tahun seperti Syed Modi International dan World Tour Finals 2025.

Meski hasil kali ini belum sesuai harapan, semangat juang para pemain muda seperti Ubed menjadi sinyal positif bagi masa depan bulu tangkis Indonesia.

Ubed berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh agar tampil lebih baik di turnamen berikutnya.

BACA JUGA  WTA 250 Auckland Jadi Gelar Pembuka Aldila Sutjiadi di Tahun 2023

“Saya akan belajar dari pertandingan ini. Fokus utama sekarang adalah memperbaiki daya tahan dan mental saat unggul,” ujar pemain asal Madura itu.

Korea Masters 2025 menjadi salah satu ajang penting dalam kalender BWF World Tour Super 300 yang digelar di Iksan, Korea Selatan.

Turnamen ini menjadi ajang pemanasan bagi para pemain jelang musim kompetisi 2026, sekaligus ajang uji coba bagi atlet muda seperti Ubed untuk mengukur kemampuan di level internasional.

Dengan pengalaman berharga ini, Moh Zaki Ubaidillah diharapkan mampu bangkit dan memperbaiki performa di kompetisi berikutnya, membawa kembali harapan tunggal putra Indonesia untuk bersinar di panggung dunia.