Lantik Kepala DPSDAPR, Bupati Brebes Minta Air Bah Berubah Berkah

Brebes
Abdul Majid, ST, MT, dilantik sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (DPSDAPR) Kabupaten Brebes, Senin (28/11/2022)/Foto: Istimewa

BREBES, SUDUT PANDANG.ID – Persoalan banjir yang kerap melanda Kabupaten Brebes, menjadi persoalan bersama. Kendati demikian tanggung jawab terbesar ada di pundak Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (DPSDAPR) Kabupaten Brebes.

DPSDAPR diharapkan agar dapat mengelola air dengan inovasi dan kreativitas yang tinggi, sehingga air yang tadinya bah berubah jadi berkah.

IMG-20220125-WA0002

Demikian disampaikan Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, saat melantik dan mengambil sumpah Abdul Majid, sebagai Kepala DPSDAPR yang digelar bersamaan dengan apel pagi di halaman Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Jl Proklamasi Nomor 77 Brebes, Senin (28/11/2022).

“Permasalahan banjir yang masih kerap melanda Brebes harus menjadi perhatian bersama, salah satunya oleh DPSDAPR,” ujarnya.

BACA JUGA  Bawaslu Kota Tegal Gelar Sosialisasi Perbawaslu

Ia berharap kepala dinas baru segera turun ke bawah dan berkordinasi dengan Kepala DPSDAPR lama untuk mengetahui titik-titik mana saja yang perlu mendapat perhatian dan penanganan cepat. Juga berkordinasi dengan seluruh pihak terkait sehingga dampak dan permasalahan banjir dapat dicegah.

Bupati juga mengingatkan kepada seluruh Kepala OPD dan seluruh ASN agar dapat meningkatkan kinerja dengan mempertahankan prestasi yang sudah diraih oleh Pemkab Brebes. Salah satunya adalah agar mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Tahun depan dan tahun-tahun selanjutnya predikat WTP harus tetap diraih. Pembangunan di segala bidang juga harus terus dilanjutkan agar Brebes semakin maju sehingga rakyat semakin sejahtera,” ujar Idza.

BACA JUGA  Banjir-Tanah Longsor Terjang 4 Kabupaten/Kota di Aceh

Apel pagi ini terakhir pada masa jabatan 10 tahun sebagai Bupati. Idza pun menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan dan ketidaksempurnaannya dalam memimpin. Dirinya juga memohon doa agar kekerabatan yang selama ini terjalin erat bisa terus dipertahankan. Pada 2024 mendatang akan melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara lewat jalur lain, yakni sebagai anggota DPR-RI.

“Pada 4 Desember, masa jabatan saya sebagai Bupati Brebes berakhir. Untuk itu, saya mohon maaf jika saya dan keluarga ada salah, baik yang disengaja atau tidak disengaja,” ucapnya.(AW/01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *