Polda Metro Jaya Intensif Berantas Kejahatan Jalanan, 173 Tersangka Diamankan

Avatar photo
Pembunuhan. Kasat Narkoba Polres Kutai Barat. Kejahatan jalanan
Ilustrasi

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Polda Metro Jaya mengintensifkan pemberantasan kejahatan jalanan di Jakarta dan sekitarnya dengan menangkap 173 tersangka dari 127 kasus kriminalitas selama periode 1 hingga 22 Mei 2026.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, mengatakan pengungkapan kasus tersebut mencakup tindak pidana pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, hingga pencurian kendaraan bermotor.

“Polda Metro Jaya bersama Polres jajaran berhasil mengungkap 127 laporan polisi terkait kejahatan jalanan dalam kurun waktu kurang dari satu bulan,” ujar Iman dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah DKI Jakarta.

BACA JUGA  Jokowi: Saya Melihat Kerusakan Kota Irpin, Menyedihkan Sekali!

Ia menuturkan, dari total 173 tersangka yang diamankan, sebanyak 38 orang ditangkap oleh tim Polda Metro Jaya. Sementara itu, 135 tersangka lainnya diamankan oleh Polres jajaran di berbagai wilayah hukum ibu kota.

Iman mengatakan penanganan kejahatan jalanan dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan, baik melalui penindakan hukum maupun upaya pencegahan di lapangan.

Selain penegakan hukum, Polda Metro Jaya juga meningkatkan patroli melalui Patroli Perintis Presisi. Sepanjang April 2026, tercatat sebanyak 27.915 kegiatan patroli dilakukan untuk mengantisipasi tindak kriminal di sejumlah titik rawan.

Adapun pada Mei 2026, patroli dilaksanakan sebanyak 6.520 kali pada pekan pertama, 6.751 kali pada pekan kedua, dan 1.551 kali pada pekan ketiga.

BACA JUGA  Pangdam Jaya Sambut Presiden Untuk "Kick Off" Penanaman Magrove

Menurut Iman, peningkatan intensitas patroli tersebut bertujuan menekan angka kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di Jakarta.

“Kegiatan patroli terus dilakukan secara konsisten dan terukur sebagai bagian dari upaya preventif kepolisian,” katanya.(red)