Modern Pentathlon NTT Target Juara di PON XXII 2028, PP MPI Resmi Lantik Pengurus Baru

Ketua Umum PP MPI Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo saat melantik Ketua Pengprov MPI NTT Kol. ADM Burhanudin SP.

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID Ketua Umum Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia (PP MPI) Marsekal Muda TNI Purwoko Aji Prabowo secara resmi melantik dan mengukuhkan jajaran pengurus Pengprov Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2025–2028.

Acara berlangsung khidmat di Auditorium Pangkalan TNI Angkatan Udara El Tari Kupang, Kamis (6/11/2025).

Dalam sambutannya, Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan momentum strategis bagi kemajuan cabang olahraga modern pentathlon di NTT.

Ia menyebut, pengurus yang baru dilantik memiliki tanggung jawab besar mengingat NTT akan menjadi tuan rumah bersama Nusa Tenggara Barat (NTB) pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028.

“Pelantikan ini menjadi momen penting karena NTT akan menjadi tuan rumah PON XXII/2028. Saya berharap pengurus MPI NTT bisa fokus dan bergerak cepat, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan KONI NTT untuk menyiapkan sarana dan prasarana yang memadai,” ujar Purwoko.

Menurutnya, kesiapan infrastruktur dan pembinaan atlet harus berjalan beriringan agar cabang modern pentathlon dapat menjadi salah satu kebanggaan daerah pada pesta olahraga terbesar di Tanah Air tersebut.

BACA JUGA  Amankan Piala Dunia U-20, Polri Kerahkan 2.716 Personel

PP MPI, kata dia, siap memberikan dukungan penuh baik dalam aspek pembinaan teknis maupun koordinasi lintas lembaga untuk memastikan kesiapan NTT sebagai penyelenggara.

“Kami ingin modern pentathlon di NTT tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tapi juga mampu berprestasi dan mencetak juara,” tambahnya.

Usai dilantik, Ketua Pengprov MPI NTT Kolonel ADM Burhanudin S.P. menegaskan tekadnya untuk membawa NTT meraih prestasi tertinggi di cabang modern pentathlon pada PON XXII/2028.

Ia menilai, NTT memiliki potensi besar dalam mencetak atlet berprestasi karena banyak daerah di provinsi ini dikenal sebagai gudangnya pelari tangguh.

“Kami harus juara di modern pentathlon pada PON XXII/2028. Kami akan bergerak cepat menjaring atlet-atlet potensial di NTT yang punya kemampuan dasar luar biasa, khususnya dalam nomor lari,” tegas Burhanudin.

Menurut Burhanudin, pihaknya telah menyusun program jangka menengah untuk menyeleksi dan melatih atlet lokal melalui pelatihan berjenjang, termasuk menggandeng sekolah dan klub olahraga di kabupaten-kota.

BACA JUGA  Menpora Dukung Symposium International PPI Dunia di Turki 2025

Ia optimistis waktu persiapan yang masih tersisa sekitar dua tahun cukup untuk membentuk tim tangguh yang mampu bersaing di tingkat nasional.

“Dengan waktu yang masih panjang, kami yakin dapat mencetak juara modern pentathlon di PON XXII nanti,” ujarnya penuh semangat.

Selain pembinaan atlet, Burhanudin juga menyoroti pentingnya pembangunan fasilitas latihan dan venue kompetisi.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi secara intensif dengan Pemerintah Provinsi NTT, KONI Daerah (KONIDA) NTT, dan pihak TNI AU untuk merealisasikan pembangunan venue modern pentathlon di sekitar kawasan Pangkalan TNI AU El Tari Kupang.

“Kami terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk membangun sarana dan prasarana modern pentathlon sebagai venue resmi PON XXII,” ungkapnya.

Menurutnya, pemilihan lokasi di area Pangkalan El Tari dinilai strategis karena memiliki akses mudah dan dukungan infrastruktur dasar yang memadai.

BACA JUGA  Pesan Ketum PP MPI Usai Lantik Ketua Pengprov DIY

Burhanudin berharap proses perencanaan hingga realisasi pembangunan dapat berjalan lancar sehingga NTT siap menyambut ajang nasional tersebut.

“Semoga semua rencana berjalan sesuai harapan, dan keinginan kami untuk melahirkan juara modern pentathlon dari NTT bisa terwujud,” tutupnya.

Pelantikan pengurus MPI NTT ini turut dihadiri jajaran pejabat TNI AU, perwakilan KONI NTT, serta sejumlah tokoh olahraga daerah.

Momentum ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan olahraga modern pentathlon di wilayah timur Indonesia, khususnya dalam rangka menyongsong PON XXII/2028 yang akan menjadi panggung kebanggaan bagi masyarakat NTT.