Hemmen

Pamit ke Masjid Mau Salat Ashar, Pria di Magetan Malah Nekat Curi Kotak Amal

Curi Kotak Amal Masjid di Magetan
BN (32) diamankan polisi lantaran nekat mencuri kotak amal masjid. (Foto: Humas Polres Magetan)

MAGETAN-JATIM| SUDUTPANDANG.ID –Seorang pria berinisial BN (32) diamankan polisi lantaran nekat mencuri kotak amal masjid. Berdasarkan informasi, BN awalnya pamit dari rumahnya untuk salat Ashar di Masjid Jami’ Daarul Arqom, Desa Truneng, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Minggu (14/4/2024).

BN tertangkap basah saat berusaha mencuri kotak amal di masjid tersebut. Ia pun sempat mencoba melarikan diri.

Kemenkumham Bali

Menurut saksi mata, Sunarti, dirinya semula tidak memperhatikan, tapi mendengar suara mencurigakan yang ternyata berasal dari pelaku yang sedang menyeret kotak amal.

Setelah kotak amal ditemukan hilang dari tempatnya, pelaku mencoba kabur dan saksi pun berteriak meminta bantuan. Teriakan “sopo kui” (Siapa itu) dan “maling-maling” berhasil memancing perhatian warga lainnya yang bergegas membantu menangkap pelaku.

BACA JUGA  Muncul Tudingan Satpas SIM Sarang Pungli, Satlantas Polres Magetan Tanggapi Serius

Kasi Humas Polres Magetan, Kompol Budi Kuncahyo, mengatakan, insiden tersebut terjadi pada Minggu (14/4/2024), sekitar pukul 16.45 WIB.

“Pelaku awalnya meminta izin untuk salat Ashar di masjid. Namun, kemudian tertangkap basah saat berusaha mencuri kotak amal,” ujar Kompol Budi Kuncahyo, dalam keterangannya, Senin (15/4/2024).

Tidak berselang lama, jelasnya, anggota Polsek setempat tiba di lokasi setelah menerima laporan, hingga akhirnya mengamankan pelaku.

“Barang bukti yang diamankan berupa satu kotak amal kaca warna gelap dengan rangka aluminium warna silver, uang tunai sejumlah Rp. 738.200, serta sebuah motor Honda Supra warna hitam,” terang Kasi Humas.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian, khususnya di tempat ibadah.

BACA JUGA  Polres Magetan Mulai Hari Ini Bakal Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2023

“Kami menyarankan pengurus masjid untuk memperkuat sistem keamanan dengan pemasangan CCTV dan koordinasi yang lebih baik dengan aparat kepolisian,” pungkasnya.(DNY/01)