Polda Metro Jaya Gelar Operasi Berantas Jaya 2026, Fokus Ungkap Kasus Curanmor

Polda Metro Jaya Gelar Operasi Berantas Jaya 2026, Fokus Ungkap Kasus Curanmor
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono saat pengecekan personel Operasi Berantas Jaya 2026, Sabtu (4/7/2026) malam. (Foto: Dok. PMJ)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Polda Metro Jaya menggelar Operasi Berantas Jaya 2026 untuk menekan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukumnya. Operasi tersebut berlangsung selama 15 hari, mulai 4 hingga 18 Juli 2026, dengan melibatkan seluruh jajaran kepolisian dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono mengatakan, pengungkapan kasus curanmor menjadi sasaran utama dalam operasi tersebut.

Seluruh personel jajaran Polda Metro Jaya diminta mengoptimalkan upaya penindakan terhadap pelaku maupun jaringan pencurian kendaraan bermotor.

“Target operasi ini telah ditetapkan dan harus diupayakan secara maksimal, khususnya dalam pengungkapan kasus curanmor,” kata Dekananto, Sabtu (4/7/2026).

Menurutnya, pelaksanaan operasi dilakukan secara terpadu dengan melibatkan seluruh satuan kewilayahan.

BACA JUGA  Pemkab Rejang Lebong Bagikan Seragam Sekolah Gratis

Selain penindakan di lapangan, jajaran kepolisian juga akan melakukan analisis dan evaluasi secara harian untuk mengukur efektivitas pelaksanaan operasi.

Dekananto menegaskan, operasi tidak hanya berfokus pada pengungkapan kasus, tetapi juga diarahkan untuk membongkar jaringan pelaku curanmor yang beroperasi lintas wilayah.

“Operasi ini harus dilaksanakan secara serius, terarah, dan terukur, serta memperkuat pengungkapan jaringan curanmor yang bergerak lintas wilayah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar setiap tindakan di lapangan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas.

“Setiap tindakan di lapangan harus dilakukan secara terukur, terpadu, dan sesuai prosedur. Keselamatan personel harus tetap menjadi perhatian utama,” kata Dekananto.(red)