JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Vicky Prasetyo akhirnya memberikan tanggapan atas tudingan yang menyebut dirinya menelantarkan Fangfang, perempuan yang mengaku sebagai istri sirinya dan kini tengah hamil besar. Melalui akun Instagram pribadinya, presenter berusia 42 tahun itu menyampaikan klarifikasi sekaligus membagikan sejumlah bukti yang menurutnya menunjukkan fakta berbeda.
Vicky mengaku awalnya enggan menanggapi isu yang ramai diperbincangkan tersebut. Menurutnya, selama ini komunikasi dengan Fangfang berjalan dengan baik dan ia tetap memberikan nafkah.
“Sebenarnya males klarifikasi apapun berita-berita sejauh ini… tapi yg aneh komunikasi baik2 saja dan besar atau kecil selalu kirim nafkah dan video call baik2 tiba2 nangis2 di telantarkan,” tulis Vicky Prasetyo melalui akun Instagram pribadinya.
Sebagai bentuk klarifikasi, Vicky mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp dengan Fangfang. Ia juga memperlihatkan bukti transfer uang yang disebut sebagai nafkah yang rutin dikirimkan kepada perempuan tersebut.
Melalui unggahan itu, Vicky berharap masyarakat dapat melihat persoalan tersebut secara lebih utuh dan tidak hanya berdasarkan satu sisi cerita yang beredar di media sosial maupun pemberitaan.
Sebelumnya, Fangfang yang berasal dari Pati, Jawa Tengah, mengaku merasa ditelantarkan oleh Vicky Prasetyo selama menjalani masa kehamilan. Ia menyebut harus berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari sambil tinggal di sebuah kamar kos berukuran 3×4 meter bersama dua anak dari pernikahan sebelumnya.
Fangfang juga mengklaim dirinya kerap meminta uang kepada Vicky hanya untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Pengakuan tersebut sempat menjadi sorotan publik dan memunculkan berbagai respons di media sosial, terutama setelah Fangfang mengaku kesulitan memperoleh nafkah menjelang proses persalinan.
Klarifikasi yang disampaikan Vicky Prasetyo menambah babak baru dalam polemik antara dirinya dan Fangfang. Di satu sisi, Fangfang mengaku tidak memperoleh perhatian dan nafkah yang cukup selama hamil.
Di sisi lain, Vicky membantah tuduhan tersebut dengan menyebut dirinya tetap menjalin komunikasi serta rutin mengirimkan bantuan finansial.
Hingga kini, perbedaan pernyataan dari kedua belah pihak masih menjadi perhatian publik. Banyak pihak menantikan penyelesaian persoalan tersebut secara baik agar fakta yang sebenarnya dapat terungkap.(04)










