Rafa Jeconia Lolos Final DETEC International Junior Championship 2026

Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong sukses mencetak sejarah pribadi usai melaju ke final tunggal putra DETEC International Junior Championship 2026 di Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (29/5/2026). (Foto: ist).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Petenis muda Indonesia, Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong, mencatat pencapaian terbaiknya di ajang internasional setelah berhasil melaju ke final tunggal putra DETEC International Junior Championship 2026.

Turnamen level ITF J30 tersebut berlangsung di Stadion Tenis Gelora Merdeka, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (29/5/2026).

Keberhasilan Rafa mencapai partai puncak menjadi final pertama sepanjang kariernya di turnamen resmi International Tennis Federation (ITF).

Sebelumnya, petenis berusia 17 tahun itu selalu terhenti di babak semifinal dalam beberapa turnamen junior internasional yang diikutinya.

Rafa memastikan tiket final usai mengalahkan wakil Amerika Serikat, Brian Duan, dalam dua set langsung dengan skor 6-4 dan 6-1.

Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang rekor sempurna Rafa atas Brian menjadi tiga kemenangan tanpa kalah.

Tidak hanya unggul dalam jumlah kemenangan, Rafa juga tercatat belum pernah kehilangan satu set pun dari lawannya tersebut dalam tiga pertemuan terakhir.

Meski menang straight set, Rafa mengaku sempat mengalami kesulitan pada awal pertandingan semifinal.

Ia bahkan tertinggal cukup jauh pada set pertama sebelum akhirnya bangkit dan membalikkan keadaan.

“Saya sempat tertinggal 1-4 di set pertama. Waktu itu rasanya belum siap, servis juga kurang maksimal dan sempat dua kali kehilangan servis. Setelah itu saya mencoba bermain lebih agresif dan fokus memasukkan servis,” ujar Rafa usai pertandingan.

BACA JUGA  Update Klasemen Sementara Perolehan Medali Porwanas XIV 2024

Perubahan strategi tersebut terbukti efektif. Rafa mampu merebut lima gim beruntun dan mengunci set pertama sebelum mendominasi permainan di set kedua.

Keberhasilan menembus final ITF untuk pertama kalinya membuat Rafa mengaku sangat bahagia. Petenis binaan DETEC itu berharap mampu menutup turnamen dengan gelar juara.

“Aku senang sekali bisa ke final ITF pertama kali. Sebelumnya selalu kalah di semifinal. Aku berterima kasih kepada pelatihku, Om Deddy, dan kedua orang tua. Semoga aku bisa juara di sini,” katanya.

Pada partai final yang akan berlangsung Sabtu (30/5/2026), Rafa bakal menghadapi unggulan kedua asal Amerika Serikat, Brandon Duan. Brandon lolos ke final setelah menyingkirkan petenis Indonesia Joachim Mika Gunawan dengan skor 7-5 dan 6-3.

Pertemuan final nanti menjadi duel yang sarat gengsi bagi Rafa. Meski belum pernah bertemu di level ITF, keduanya pernah berhadapan dalam turnamen Asian Tennis Federation (ATF) kategori usia 16 tahun di Jakarta dua tahun lalu.

Saat itu, Rafa harus mengakui keunggulan Brandon lewat kekalahan dua set langsung 4-6 dan 4-6.

Kini, Rafa mengaku siap melakukan revans dan telah menyiapkan strategi khusus menghadapi petenis kidal tersebut.

“Kekalahan di ATF sudah cukup lama dan saya siap untuk revans. Karena dia kidal, saya akan coba bermain cross rally ke arah backhand dan mungkin lebih banyak bermain serve and volley,” ujar Rafa yang mengidolakan petenis dunia Jannik Sinner.

BACA JUGA  Rafa Jeconia Singkirkan Unggulan Pertama di DETEC J30

Meski optimistis, Rafa dipastikan tidak akan mudah meraih gelar juara. Brandon Duan datang dengan pengalaman dan performa yang cukup matang di level junior internasional.

Petenis asal Amerika Serikat itu bahkan pernah menjuarai turnamen ITF J30 Surabaya pada akhir tahun lalu.

Dalam laga final saat itu, Brandon mengalahkan wakil Indonesia Alfaradu Sumirat melalui pertandingan tiga set dengan skor 6-3, 6-7(5), dan 6-2.

Sementara itu, sektor tunggal putri DETEC International Junior Championship 2026 juga menghadirkan partai final ideal antara unggulan pertama asal Indonesia, Gwen Emily Kurniawan, melawan unggulan kedua asal Tiongkok, Xinran Yan.

Kedua petenis muda tersebut sama-sama tengah berada dalam tren positif sepanjang musim 2026.

Gwen sebelumnya sukses mencapai final ITF J30 Bình Duong di Vietnam pada April lalu, sedangkan Xinran Yan tampil impresif dengan menembus perempat final ITF J100 Huzhou di Tiongkok.

Di babak semifinal, Gwen berhasil mengalahkan sesama petenis Indonesia, Lulwa Naswardhani, melalui pertarungan dua set dengan skor 7-5 dan 6-4.

Adapun Xinran Yan memastikan tempat di final usai menundukkan wakil Hong Kong, Lena Lin, dengan skor 6-3 dan 6-4.

BACA JUGA  Komang Bidik Revans di Perempat Final DETEC J30

Turnamen DETEC International Junior Championship 2026 merupakan edisi kelima yang digelar oleh DETEC atau Deddy Prasetyo Tennis Club.

Turnamen berstatus resmi ITF J30 Sukoharjo itu menjadi salah satu ajang penting pembinaan tenis junior Indonesia menuju level internasional.

Melalui penyelenggaraan turnamen entry level ITF secara konsisten, DETEC berharap mampu memberikan kesempatan bagi petenis muda Indonesia untuk bersaing di sirkuit junior dunia sekaligus melahirkan bibit-bibit baru tenis nasional.

Ajang ini juga menjadi wadah penting bagi para pemain muda untuk mengumpulkan poin ranking internasional serta meningkatkan pengalaman bertanding melawan petenis dari berbagai negara.

Final DETEC International Junior Championship 2026 diperkirakan berlangsung sengit, terutama di sektor tunggal putra yang mempertemukan Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong dengan Brandon Duan dalam duel revans yang dinantikan publik tenis Indonesia. (09/AGF).