JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Sinetron Seindah Masa Remaja yang tayang di SCTV terus menunjukkan popularitasnya sejak pertama kali hadir pada 29 Juli 2026. Mengangkat kisah kehidupan remaja yang dekat dengan realitas generasi masa kini, sinetron ini berhasil merebut hati pemirsa melalui alur cerita yang menarik serta penampilan para pemain muda berbakat.
Dibintangi oleh Sandrinna Michelle, Andy William, dan Lazuardy Nasution, Seindah Masa Remaja menghadirkan konflik cinta pertama, persahabatan, hingga pencarian jati diri yang terasa relevan dengan kehidupan anak muda.
Dalam wawancara virtual, para pemain membagikan pengalaman menarik selama menjalani proses syuting dan mendalami karakter masing-masing. Sandrinna Michelle yang memerankan tokoh Kanaya mengungkapkan bahwa karakternya digambarkan sebagai sosok remaja yang cerdas, mandiri, dan sangat mencintai keluarga.
“Karakter aku sebagai Kanaya digambarkan sebagai anak yang pandai, mandiri, dan sangat menyayangi keluarga. Disini aku harus berakting dengan dua karakter pria yang berwatak bertolak belakang,” kata Sandrinna Michelle.
Menariknya, pendalaman karakter yang dilakukan Sandrinna ternyata terbawa hingga kehidupan sehari-hari, terutama saat berinteraksi dengan lawan mainnya.
“Aku ke Arga bisa lebih feminin, dan malu-malu. Beda kalau ke Dastan ada sebel-sebelnya. Itu hampir sama kesehariannya dengan apa yang aku rasakan,” sambungnya.
Tak hanya berakting, Sandrinna juga dituntut menguasai kemampuan menari karena Kanaya diceritakan sebagai kapten tim dance sekolah.
“Kebetulan Kanaya juga dipercaya jadi kapten dance sekolah, ya aku harus latihan koreo selama sepekan. Sejauh ini seru dan aku enjoy,” tuturnya.
Sementara itu, Andy William yang memerankan Arga menjelaskan bahwa karakter yang ia mainkan memiliki sisi emosional dan cenderung tertutup, namun tetap romantis kepada perempuan yang disukainya.
“Biar terkesan cuek di sekolah, Arga itu pria yang sangat manis saat berhadapan dengan wanita yang disukainya,” ujar Andy.
Di sisi lain, Lazuardy Nasution mengaku karakter Dastan yang usil dan berjiwa pemberontak ternyata tidak jauh berbeda dari kepribadiannya.
“Karakter Dastan sebenarnya gak beda jauh dari akun pribadi, sebelas-duabelas lah isengnya. Jadi enggak susah juga untuk mendapatkan karakter Dastan,” ungkap Lazuardy Nasution.
Meski memerankan karakter yang berbeda-beda, hubungan akrab ketiga pemain menjadi salah satu kunci kuatnya chemistry di layar kaca.
“Kita sering ngobrol sebelum syuting, misal adegan ini enaknya dibangun seperti apa. Lama-lama kita ketemu chemistry-nya,” kata Andy.
Sandrinna dan Andy juga sepakat bahwa Lazuardy merupakan sosok yang mampu mencairkan suasana di tengah padatnya jadwal produksi.
“Dia (Lazuardi) tuh jadi pencair suasana di tengah padatnya jadwal syuting,” ujarnya.(04)









