PROBOLINGGO-JATIM|SUDUTPANDANG.ID – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad) meninjau pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Selasa (19/5/2026).
Kunjungan kerja tersebut dipimpin Paban V/Wilhanrat Sterad Kolonel Inf Denny Noviandi bersama rombongan dalam rangka melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program TMMD di wilayah Kodim 0820/Probolinggo.
Turut hadir dalam kegiatan itu Pabandaya-3/Bin Tipologi Wilayah Spaban V/Wilhanrat Sterad Letkol Arh Iwan Hermaya Purnawan dan Pabandya Bhakti TNI Sterdam V/Brawijaya Letkol Caj Nur Hasin.
Rombongan didampingi langsung Komandan Kodim 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono, Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo dr Anang Budi Yoelijanto yang mewakili Bupati Probolinggo, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Maron.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan menggunakan sepeda motor milik Babinsa untuk menuju lokasi sasaran TMMD karena akses jalan yang sempit dan kondisi medan yang belum memungkinkan dilalui kendaraan roda empat.
Empat titik sasaran pembangunan yang ditinjau meliputi pembangunan paving jalan, pembangunan tandon Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga bernama Srihayati, serta pembangunan Mushala Baiturrahim di Desa Brabe.
Kolonel Inf Denny Noviandi mengapresiasi progres pelaksanaan TMMD yang dinilai berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa.
“Selain mempercepat pembangunan infrastruktur, program TMMD juga menjadi bentuk sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Denny.
Ia menambahkan, kunjungan kerja tersebut bertujuan melihat langsung perkembangan pelaksanaan TMMD Ke-128 sekaligus memberikan arahan, evaluasi, dan motivasi kepada personel Satgas maupun masyarakat agar seluruh program dapat berjalan optimal.
“Melalui program ini diharapkan mampu membuka akses dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa sehingga taraf hidup masyarakat menjadi lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono mengatakan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik TMMD terus dikebut agar selesai tepat waktu dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
Menurutnya, total anggaran pelaksanaan TMMD Ke-128 di Desa Brabe mencapai sekitar Rp2,2 miliar yang bersumber dari berbagai dukungan anggaran pembangunan.
“Hingga saat ini progres keseluruhan kegiatan TMMD Ke-128 Tahun 2026 telah mencapai sekitar 90 persen dan kami optimistis seluruh sasaran fisik dapat selesai sebelum penutupan kegiatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, TMMD merupakan program nasional yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari instansi pemerintah hingga masyarakat.
“TMMD menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI bersama masyarakat dalam membangun desa dan memperkuat semangat gotong royong,” kata Ribut.(ACZ)










