LUMAJANG, SUDUTPANDANG.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang memberikan edukasi kesehatan sekaligus membagikan makanan bergizi kepada masyarakat Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, dalam rangka mendukung program nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0821/Lumajang.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Ledok Tempuro pada Selasa (4/8/2026) itu diikuti sebanyak 75 warga. Program tersebut menjadi bagian dari sinergi antara TNI dan sektor kesehatan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui edukasi kesehatan serta pemenuhan gizi masyarakat di wilayah pedesaan.
Selain mendapatkan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan, peserta juga menerima makanan bergizi sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran warga untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Tim Kerja Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, Budiono, S.Kep., Ners., mengatakan edukasi kesehatan merupakan langkah preventif yang penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga.
Menurutnya, penerapan pola hidup sehat harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, hingga melakukan aktivitas fisik secara rutin.
Langkah-langkah sederhana tersebut dapat membantu mencegah berbagai penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Melalui edukasi kesehatan dan pemberian makanan bergizi ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pola hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan serta mencegah berbagai penyakit. Dengan kondisi kesehatan yang baik, masyarakat akan semakin produktif dalam mendukung pembangunan desa,” ujar Budiono.
Dalam kegiatan tersebut, tim kesehatan memberikan materi mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan serat sesuai kebutuhan tubuh.
Warga juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, sanitasi lingkungan, serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mengurangi risiko penyakit menular maupun penyakit tidak menular.
Sebagai bentuk praktik nyata dari materi yang disampaikan, peserta menerima makanan bergizi yang diharapkan dapat menjadi contoh pola konsumsi sehat bagi keluarga di rumah.
Program ini sekaligus mengajak masyarakat agar lebih memperhatikan kualitas makanan yang dikonsumsi setiap hari demi menjaga kesehatan dalam jangka panjang.
Pelaksanaan edukasi kesehatan tersebut merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD ke-129 Kodim 0821/Lumajang. Selain membangun infrastruktur desa, TMMD juga berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan penyuluhan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Program nonfisik menjadi pelengkap pembangunan fisik yang sedang berlangsung sehingga manfaat TMMD dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
Kehadiran tenaga kesehatan dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Kolaborasi antara Satgas TMMD dan RSUD Dr. Saiful Anwar Malang menjadi contoh sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan desa.
Kerja sama tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap informasi kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat dan produktif.
Masyarakat Desa Ledok Tempuro menyambut positif kegiatan tersebut. Selain memperoleh pengetahuan baru mengenai pola hidup sehat, mereka juga dapat berdiskusi langsung dengan tenaga kesehatan mengenai berbagai persoalan kesehatan yang sering ditemui di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan edukasi kesehatan dan pembagian makanan bergizi ini, TMMD ke-129 Kodim 0821/Lumajang kembali menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Dengan masyarakat yang sehat, produktif, dan memiliki kesadaran terhadap pentingnya gizi seimbang, diharapkan pembangunan desa dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ACZ/09)










