Trump Ikut Komentari Kekalahan Inggris dari Argentina

Avatar photo
Trump Ikut Komentari Kekalahan Inggris dari Argentina
Presiden Amerika Serikat Donald Trump ikut mengomentari hasil pertandingan Inggris vs Argentina dengan menyoroti strategi pelatih Thomas Tuchel. (Foto: Kolase: Sudutpandang.id)

SUDUTPANDANG.ID – Kekalahan Inggris dari Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026 tak hanya memicu perdebatan di kalangan pengamat sepak bola. Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga ikut mengomentari hasil pertandingan tersebut dengan menyoroti strategi pelatih Thomas Tuchel yang dinilai terlalu cepat mengubah pendekatan permainan menjadi bertahan.

Dilansir Sudutpandang.id dari BBC, Minggu (19/7/2026), komentar itu disampaikan Trump saat menghadiri acara FIFA di New York, Jumat (17/7/2026) waktu setempat.

Dalam kesempatan tersebut, ia menilai keputusan Inggris mengurangi daya gedor setelah unggul justru menjadi titik balik yang dimanfaatkan Argentina.

Trump secara khusus menyinggung peran kapten Inggris, Harry Kane, yang menurutnya lebih banyak ditempatkan untuk membantu lini pertahanan setelah The Three Lions memimpin pertandingan.

BACA JUGA  Kalahkan Bahrain, Jadi Tiket Berharga Timnas ke Piala Dunia 2026

“Ada pemain hebat di Inggris, Harry Kane. Saya pikir mereka mungkin melakukan kesalahan saat menjadikannya sebagai pemain bertahan. Memangnya apa yang saya ketahui soal sepak bola?” ujar Trump.

Ia menilai tim yang sedang unggul seharusnya tetap mempertahankan permainan menyerang, bukan justru terlalu fokus menjaga keunggulan.

“Mereka sempat unggul, lalu mengambil pemain terbaik mereka dan menempatkannya di posisi bertahan. Mungkin seharusnya mereka tetap bermain menyerang,” kata Trump.

Komentar tersebut muncul setelah Inggris gagal mempertahankan keunggulan saat menghadapi Argentina di Atlanta Stadium. Harry Kane Cs sempat memimpin lebih dahulu melalui gol Anthony Gordon sebelum Argentina membalikkan keadaan menjadi 2-1.

Pelatih Thomas Tuchel menjadi sasaran kritik setelah menarik dua pemain depan dan memasukkan pemain bertahan pada sekitar 30 menit terakhir pertandingan. Pergantian itu membuat Inggris lebih banyak berada di bawah tekanan Argentina.

BACA JUGA  Menang Lawan Bahrain, Indonesia Jaga Asa Menuju Piala Dunia

Momentum tersebut dimanfaatkan Albiceleste untuk menyamakan kedudukan lewat tendangan jarak jauh Enzo Fernandez pada menit ke-88.

Beberapa menit berselang, Lautaro Martinez memastikan kemenangan Argentina melalui sundulan setelah menerima umpan Lionel Messi.

Meski menuai kritik dari berbagai pihak, Tuchel menegaskan tidak menyesali keputusan taktis yang diambilnya.

Menurut dia, perubahan strategi dilakukan untuk membantu tim mengamankan keunggulan yang saat itu dimiliki.

“Saya tidak menyesali keputusan saya. Menurut saya permainan kami sudah menjadi terlalu pasif. Saya berusaha membantu tim,” ujar pelatih asal Jerman itu.

Kemenangan atas Inggris memastikan Argentina melaju ke final Piala Dunia 2026. Messi Cs dijadwalkan menghadapi Spanyol pada partai puncak yang akan berlangsung di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Senin (20/7)2026, pukul 00.00 WIB.

BACA JUGA  Menang Lawan Italia, Spanyol Lolos 16 Besar 

Sementara itu dua raksasa Eropa Inggris vs Prancis akan bertanding perebutan peringkat ketiga di Miami Stadium, Minggu (19/7/2026 pukul 04.00 WIB.(red)