MEDAN-SUMUT, SUDUTPANDANG.ID – Sekurangnya 200 kepala keluarga (KK) terdampak bencana banjir yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), akibat jebolnya tanggul darurat Sungai Aek Siaga Laga, demikian dilansir Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatera Utara (Sumut).
“Banjir yang melanda ratusan kepala keluarga tersebut diakibatkan jebolnya tanggul darurat Sungai Aek Siaga Laga pada Jumat (17/7/2026),” kata Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatera Utara (Sumut), Sri Wahyuni dalam keterangan yang dikutip di Medan, Sabtu (18/7).
Ia menjelaskan berdasarkan laporan, jebolnya tanggul akibat hujan deras melanda wilayah itu.,” ujar Sri Wahyuni di Medan, Sabtu.
Menurut Yuyun — sapaan akrab Sr Wahyunii –n ratusan kepala keluarga yang terdampak itu merupakan masyarakat Kelurahan Sipange di Kecamatan Tukka.
Akibat peristiwa tersebut, katanya, tidak ada korban luka-luka maupun meninggal dunia.
Pemerintah kabupaten setempat telah melakukan berbagai upaya penanganan atas kejadian tersebut, seperti memperkuat koordinasi serta melakukan evakuasi masyarakat.
Selain itu, kata dia, BPBD Sumut juga berkoordinasi dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak.
“Kondisi terkini, sungai telah surut dan kembali normal,” demikian Sri Wahyuni. (Red/Ant/02)










