LUMAJANG, SUDUTPANDANG.ID – Sebanyak 242 personel dari berbagai instansi mengikuti Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Rabu (15/7/2026).
Kehadiran ratusan peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat menjadi simbol kuatnya sinergi dalam mendukung percepatan pembangunan desa.
Upacara pembukaan berlangsung khidmat sekaligus semarak. Seluruh peserta menunjukkan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan TMMD yang menjadi program terpadu TNI Angkatan Darat bersama pemerintah daerah dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur serta kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-129, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., menegaskan bahwa keterlibatan berbagai elemen dalam pembukaan TMMD mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi fondasi utama keberhasilan program tersebut.
Menurutnya, pembangunan desa tidak dapat dilakukan hanya oleh satu institusi. Dibutuhkan kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan warga agar seluruh sasaran TMMD dapat diselesaikan secara optimal.
Peserta upacara terdiri atas satu Satuan Setingkat Peleton (SST) Kodim 0821/Lumajang, satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD ke-129, satu SST Polri, satu Satuan Setingkat Regu (SSR) Satpol PP Kabupaten Lumajang, satu SSR Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, satu SST Pramuka Saka Wira Kartika Koramil Randuagung, dua SSR Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (FKPPI), satu SSR Linmas Desa Ledok Tempuro, serta Korps Musik (Korsik) Pemerintah Kabupaten Lumajang yang mengiringi jalannya upacara.
Keterlibatan seluruh unsur tersebut menunjukkan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan juga wadah memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun desa secara berkelanjutan.
Rangkaian upacara berlangsung tertib dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga Desa Ledok Tempuro yang antusias menyambut dimulainya program TMMD ke-129.
Dansatgas TMMD Letkol Arh Anton Subhandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta upacara dan instansi yang telah berpartisipasi dalam pembukaan TMMD. Menurutnya, kehadiran 242 personel menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menyukseskan pembangunan desa.
“Kehadiran 242 personel dari berbagai unsur mencerminkan soliditas dan sinergi yang sangat baik antara TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan TMMD sebagai program terpadu untuk mempercepat pembangunan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Letkol Anton.
Ia menambahkan, semangat kolaborasi yang telah ditunjukkan sejak pembukaan diharapkan terus terjaga selama pelaksanaan program hingga penutupan TMMD.
TMMD merupakan program terpadu yang menggabungkan pembangunan fisik dan nonfisik.
Selain membangun infrastruktur seperti jalan, fasilitas umum, dan sarana penunjang lainnya, program ini juga menghadirkan berbagai kegiatan penyuluhan, pelayanan sosial, edukasi masyarakat, hingga pemberdayaan ekonomi desa.
Melalui pendekatan tersebut, TMMD diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga di wilayah sasaran.
Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Kodim 0821/Lumajang juga terus memperkuat koordinasi agar seluruh target pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal.
Dukungan dari berbagai instansi dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pelaksanaan program di lapangan.
Keterlibatan organisasi kemasyarakatan, Pramuka, FKPPI, Linmas, hingga BPBD menunjukkan bahwa semangat gotong royong tetap menjadi budaya yang hidup di tengah masyarakat.
Sinergi tersebut tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat dan warga.
TMMD ke-129 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” Tema tersebut menegaskan komitmen seluruh pihak untuk menjadikan desa sebagai titik awal pemerataan pembangunan nasional melalui kerja sama lintas sektor.
Dengan dukungan 242 personel dari berbagai instansi, pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Ledok Tempuro diharapkan berlangsung aman, tertib, dan sukses hingga penutupan.
Kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Ledok Tempuro dan sekitarnya. (ACZ/09)










