Timnas U18 Putri Tantang Samoa di Perempat Final

Timnas Basket U18 Putri Indonesia bersiap menghadapi Samoa pada babak perempat final FIBA U18 Women's Asia Cup 2026 Division B setelah finis sebagai runner-up Grup A di Bangkok, Thailand. (Foto: IST/SP)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Tim Nasional (Timnas) Basket U18 Putri Indonesia langsung mengalihkan fokus menghadapi Samoa pada babak perempat final FIBA U18 Women’s Asia Cup 2026 Division B setelah memastikan diri lolos sebagai runner-up Grup A.

Indonesia mengamankan tiket ke babak gugur usai mengumpulkan lima poin dari tiga pertandingan fase grup.

Meski menelan kekalahan dari India pada laga terakhir penyisihan, hasil dua kemenangan sebelumnya sudah cukup membawa skuad Merah Putih melangkah ke fase perempat final.

Pada pertandingan terakhir Grup A yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Bangkok, Rabu (15/7/2026), Indonesia harus mengakui keunggulan India dengan skor 46-79.

Kemenangan tersebut memastikan India keluar sebagai juara Grup A dengan rekor sempurna, yakni tiga kemenangan dari tiga pertandingan, sekaligus melaju langsung ke babak semifinal.

Sementara Indonesia menempati posisi kedua klasemen Grup A setelah sebelumnya tampil impresif pada dua laga awal.

Tim asuhan Fredy membuka turnamen dengan kemenangan telak 127-6 atas Oman pada 13 Juli 2026. Sehari berselang, Indonesia kembali menunjukkan performa dominan dengan menundukkan tuan rumah Thailand 93-42.

Dua kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk mengamankan satu tempat di babak delapan besar meski gagal mempertahankan tren positif saat menghadapi India.

Pada babak perempat final, Indonesia dijadwalkan menghadapi Samoa, tim yang finis di posisi ketiga klasemen Grup B.

BACA JUGA  Caroline dan Jumeidi Juara Kejurnas Modern Pentathlon 2026

Samoa lolos ke fase gugur setelah meraih satu kemenangan dan dua kekalahan selama babak penyisihan grup.

Dua kekalahan Samoa terjadi saat menghadapi Kazakhstan dengan skor 59-88 dan Lebanon 52-84.

Sementara satu-satunya kemenangan Samoa diraih ketika mengalahkan Kepulauan Cook dengan skor tipis 60-55, hasil yang cukup membawa mereka mengamankan tiket ke babak perempat final.

Pelatih Timnas Basket U18 Putri Indonesia, Fredy, menilai kekalahan dari India menjadi pelajaran penting bagi timnya menjelang pertandingan hidup-mati melawan Samoa.

Menurutnya, jadwal pertandingan yang berlangsung tiga hari berturut-turut cukup menguras kondisi fisik para pemain.

Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang dinilai telah memberikan kemampuan terbaik sepanjang fase grup.

“Tiga pertandingan berturut-turut memang cukup menguras sekali buat anak-anak. Tapi mereka sudah berusaha keras. Yang terpenting sekarang memanfaatkan waktu libur dengan maksimal untuk pemulihan pikiran dan juga fisik,” ujar Fredy.

Pada laga melawan India, Indonesia sempat mengalami kesulitan menemukan ritme permainan.

Skuad Merah Putih baru mampu mencetak angka saat kuarter pertama menyisakan waktu 6 menit 51 detik melalui dua lemparan bebas Chloe Cathleen Cung yang memperkecil ketertinggalan menjadi 2-9.

Setelah itu, permainan Indonesia mulai berkembang. Perlahan, para pemain mampu memperkecil selisih angka hingga kuarter pertama ditutup dengan skor 18-22.

Memasuki kuarter kedua, produktivitas poin Indonesia kembali menurun.

BACA JUGA  IBL–PERBASI Perkuat Kerja Sama Antinarkoba dengan BNN

Indonesia hanya mampu menambah delapan poin, sedangkan India mencetak sebelas angka sehingga babak pertama ditutup dengan skor 26-33.

Pada kuarter ketiga, India semakin mendominasi permainan.

Indonesia hanya mencetak sembilan poin, sementara India menambah 19 angka untuk memperlebar keunggulan menjadi 52-35.

Memasuki kuarter terakhir, Indonesia berupaya bangkit dan berhasil menambah sebelas poin.

Namun India tampil semakin agresif dengan mencetak 27 angka tambahan sehingga pertandingan berakhir dengan kemenangan 79-46 untuk tim asal Asia Selatan tersebut.

Dalam pertandingan tersebut, Joanne Giovanni dan Ariqa Shafa Chayyara menjadi penyumbang poin terbanyak bagi Indonesia.

Joanne membukukan sembilan poin, satu rebound, dan satu assist.

Sementara Ariqa mencatatkan sembilan poin, enam rebound, dan empat assist.

Di kubu India, Mahek Sharma tampil sebagai pemain terbaik setelah menyumbangkan 15 poin, tujuh rebound, dan satu assist.

Fredy menilai kemenangan India tidak lepas dari kemampuan mereka memanfaatkan keunggulan postur tubuh para pemain.

Menurutnya, India tampil disiplin dan efektif dalam mengoptimalkan keunggulan tersebut sepanjang pertandingan.

“India bermain dengan baik dan disiplin memanfaatkan ukuran tubuh yang mereka miliki,” kata Fredy.

Meski gagal mempertahankan rekor sempurna, pelatih Indonesia meminta anak asuhnya segera melupakan kekalahan tersebut dan fokus menghadapi tantangan berikutnya.

Jeda pertandingan pada Kamis (16/7/2026) akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk memulihkan kondisi fisik maupun mental para pemain sebelum bertanding melawan Samoa pada Jumat (17/7/2026).

BACA JUGA  Timnas U18 Bidik Tiket FIBA Asia Cup

Selain pemulihan, tim pelatih juga akan menyusun strategi yang dinilai paling efektif untuk menghadapi karakter permainan Samoa.

Menurut Fredy, Samoa juga memiliki keunggulan dari sisi postur pemain. Namun, ia melihat lawan memiliki kedalaman skuad yang tidak terlalu lengkap sehingga Indonesia harus mampu memanfaatkan kelebihan yang dimiliki.

“Kami akan memanfaatkan waktu istirahat untuk mengembalikan kondisi fisik, pikiran, sekaligus menyusun skema terbaik menghadapi Samoa. Mereka juga punya ukuran tubuh yang bagus, tetapi rosternya tidak lengkap. Kami harus bermain dengan ritme sendiri dan memaksimalkan kekuatan yang kami miliki,” ujarnya.

Dengan modal dua kemenangan pada fase grup, Timnas Basket U18 Putri Indonesia optimistis mampu melewati hadangan Samoa dan melangkah ke babak semifinal FIBA U18 Women’s Asia Cup 2026 Division B.

Keberhasilan lolos ke empat besar akan menjadi langkah penting bagi regenerasi basket putri Indonesia sekaligus mempertegas perkembangan pembinaan atlet muda yang terus dilakukan oleh PERBASI. (09/AGF).