Tata Cara Salat Iduladha Sesuai Sunnah, Lengkap dan Praktis

Bacaan Niat dan Tata Cara Salat Idul Adha. Iduladha
Ilustrasi

SUDUTPANDANG.ID – Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025. Iduladha merupakan salah satu hari besar dalam Islam yang diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Umat Islam melaksanakan salat Iduladha dan ibadah kurban sebagai bentuk ketakwaan dan penghayatan terhadap kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS.

Berikut adalah panduan lengkap tata cara salat Iduladha dilansir sudutpandang.id berdasarkan sumber-sumber fikih klasik dan kontemporer:

Waktu Pelaksanaan Salat Iduladha 

Salat Id dilaksanakan mulai sekitar 15 menit setelah matahari terbit hingga menjelang waktu Zuhur. Waktu pelaksanaan ini didasarkan pada pendapat mayoritas ulama, sebagaimana dijelaskan dalam Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq dan Kitab Al-Majmu’ karya Imam An-Nawawi.

BACA JUGA  Fenomena Perjudian Olahraga di Indonesia: Antara Tantangan dan Peluang

Amalan Sunnah Sebelum Salat Iduladha 

Berdasarkan sunnah Nabi Muhammad SAW, berikut amalan yang dianjurkan sebelum salat Iduladha:

  • Mandi terlebih dahulu (ghusl)

  • Memakai pakaian terbaik dan wewangian (bagi pria)

  • Tidak makan terlebih dahulu sebelum sholat, berbeda dengan Idul Fitri

  • Berjalan kaki ke tempat sholat (jika memungkinkan)

  • Mengumandangkan takbir sejak malam Iduladha hingga hari tasyrik (13 Dzulhijjah), terutama setelah sholat wajib.

Niat Salat Iduladha 

Salat tidak diawali adzan atau iqamah. Cukup melafalkan niat dalam hati:

Usholli sunnatal ‘iedi rak’ataini lillahi ta’ala

Artinya: Aku niat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat karena Allah Ta’ala.

Tata Cara Salat Iduladha 

Sholat Idul Adha terdiri dari dua rakaat, berikut urutannya:

BACA JUGA  Pendekatan Multi Disiplin dalam Kuantum Ekonomi

Sholat Idul Adha terdiri dari dua rakaat, berikut urutannya:

🔸 Rakaat Pertama:

  1. Takbiratul ihram

  2. Doa iftitah

  3. 7 takbir tambahan (selain takbiratul ihram), dengan diselingi bacaan tasbih seperti:

Subhanallah, walhamdulillah, wa laa ilaaha illallah, wallahu akbar

  1. Membaca Surah Al-Fatihah

  2. Membaca surah pendek (disunnahkan Surah Al-A’la)

  3. Rukuk, sujud, lalu berdiri ke rakaat kedua

🔸 Rakaat Kedua:

  • 5 takbir tambahan

  • Membaca Al-Fatihah

  • Membaca surah pendek (disunnahkan Surah Al-Ghasyiyah)

  • Rukuk, sujud, tasyahhud akhir

  • Salam

Setelah salat, dua khutbah disampaikan oleh khatib. Khutbah ini hukumnya sunnah, tetapi sangat dianjurkan. Isinya biasanya seputar takwa, pengorbanan Nabi Ibrahim AS, dan pentingnya ibadah kurban.

Ibadah Kurban 

Usai khutbah, umat Islam yang mampu dianjurkan menyembelih hewan kurban. Ibadah ini dilakukan mulai 10 Dzulhijjah hingga akhir hari tasyrik (13 Dzulhijjah), sebagai bentuk ketakwaan dan solidaritas sosial.(berbagai sumber)