ASAHAN, SUDUTPANDANG.ID – Memperingati Milad Muhammadiyah ke-113 di Kabupaten Asahan, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., resmi dikukuhkan sebagai Pendekar Madya Kehormatan Tapak Suci Putra Muhammadiyah. Pengukuhan sebagai penghargaan atas kontribusi Bupati dalam memperkuat nilai-nilai moral, keberanian, serta pembinaan karakter masyarakat Asahan.
Dalam sambutannya, Drs. H. M. Afnan Hadikusumo, Pimpinan Pusat Tapak Suci Putra Muhammadiyah, menjelaskan bahwa gelar Pendekar Madya merupakan bentuk apresiasi tingkat nasional bagi tokoh yang dianggap mencerminkan nilai Tapak Suci. Nilai-nilai tersebut meliputi keberanian menegakkan kebenaran, akhlak terpuji, keteguhan moral, serta komitmen terhadap kemanusiaan.
“Tapak Suci adalah perguruan pencak silat yang berdiri di atas prinsip Al-Qur’an dan Sunnah, namun tetap bersifat inklusif. Perguruan ini menerima siapa pun yang ingin belajar, tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun status sosial. Spirit inklusivitas inilah yang menjadi keselarasan utama pada tema Milad Muhammadiyah tahun ini: “Memajukan Kesejahteraan Bangsa,” ujar Bupati Asahan dalam keterangan tertulisnya.

Usai dikukuhkan, Bupati Asahan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Tapak Suci dan Muhammadiyah atas gelar kehormatan tersebut. Ia menilai bahwa predikat Pendekar Madya adalah amanah besar yang harus dijaga, sekaligus pengingat untuk konsisten membela nilai-nilai kebenaran dan moralitas.
“Pemerintah mengapresiasi kontribusi Tapak Suci dan Muhammadiyah dalam membina generasi muda Asahan melalui pendidikan karakter, disiplin, serta kegiatan sosial keagamaan yang berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Tapak Suci dan Muhammadiyah di Asahan menyampaikan komitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan, terutama dalam pembinaan generasi muda, penguatan nilai keagamaan dan moral, kegiatan sosial dan pemberdayaan umat, serta pengembangan sumber daya manusia yang unggul.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat visi Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan, melalui pembangunan manusia yang berakhlak, berdisiplin, dan produktif bagi kemajuan daerah.
Acara berlangsung khidmat di Rumah Dinas Bupati Asahan, disaksikan oleh Pimpinan Wilayah VIII Dewan Pendekar Tapak Suci Sumatera Utara, jajaran PD Muhammadiyah Asahan, sejumlah kepala OPD, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan. Peringatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju Muktamar Muhammadiyah ke-49 yang akan digelar di Sumatera Utara.(MA/04)









