Wardatina Mawa Beri Sinyal Damai, Suami Diminta Penuhi Dua Syarat

Wardatina Mawa
Wardatina Mawa (Foto: Net)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Wardatina Mawa menyatakan masih membuka ruang untuk berdamai dengan suaminya, Insanul Fahmi, di tengah polemik rumah tangga yang belakangan menyita perhatian publik.

Meski demikian, Mawa menegaskan bahwa kesempatan tersebut hanya bisa terwujud apabila Insanul memenuhi dua syarat utama sebagai bentuk tanggung jawab dan itikad baik.

Kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tertutup yang digelar di kantor hukum keluarga Mawa di Jakarta, pihak Mawa secara tegas menyampaikan dua permintaan sebelum proses islah dapat dilanjutkan.

“Ada dua syarat. Jadi syarat yang pertama adalah Insanul harus secara terbuka meminta maaf kepada keluarganya, meminta maaf juga kepada Mawa, disampaikan kepada media nanti,” ujar Tommy dikutip Minggu (18/1/2026).

BACA JUGA  Jeje Govinda Curhat ke Raffi Ahmad Saat dengar Istrinya Selingkuh

Menurutnya, permintaan maaf secara terbuka dianggap penting oleh keluarga Mawa agar persoalan yang selama ini berkembang di ruang publik dapat diluruskan secara transparan.

Mawa menilai, permohonan maaf tidak cukup dilakukan secara personal, melainkan perlu disampaikan ke publik sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga yang turut terdampak konflik tersebut.

Selain permintaan maaf terbuka, Mawa juga mengajukan syarat kedua berupa pembuktian atas dugaan pernikahan siri antara Insanul Fahmi dan Inara Rusli yang disebut terjadi pada 7 Agustus.

“Yang kedua adalah Mawa mau minta bukti pernikahan siri terhadap Inara. Jadi kalau memang sudah nikah siri di tanggal 7, buktikan,” lanjut Tommy.

Tommy menyebutkan, pihak Insanul Fahmi siap menghadirkan bukti-bukti pendukung, termasuk saksi serta pihak religius yang diklaim terlibat dalam pernikahan siri tersebut.

BACA JUGA  Inara Rusli Jalani Pemeriksaan di PMJ Terkait Laporan Dugaan Perzinaan

Untuk itu, pertemuan lanjutan dijadwalkan akan digelar pada awal pekan depan guna memastikan kebenaran klaim tersebut.

“Kami di hari Senin atau Selasa nanti akan adakan pertemuan untuk bisa membuktikan. Membuktikan bener nggak sih ada nikah siri pada tanggal berapa, terus siapa sih ustaznya, siapa saksinya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Tommy menegaskan bahwa kliennya siap memenuhi seluruh syarat yang diajukan oleh Wardatina Mawa. Ia juga memastikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan konferensi pers sebagai wadah penyampaian permintaan maaf secara terbuka, sebagaimana diminta oleh Mawa.(04)