Pep Guardiola Pulang Kampung Hadiri Konser Amal untuk Palestina

Avatar photo
Pep Guardiola Palestina
Pep Guardiola (Foto: Dok. X@TouchLineX)

SUDUTPANDANG.ID – Pelatih Manchester City Pep Guardiola pulang ke kampung halamannya, Barcelona, untuk menghadiri konser amal bertajuk Act x Palestine yang digelar sebagai bentuk penggalangan dana bagi warga sipil Palestina yang terdampak konflik.

Dalam acara tersebut, Pep Guardiola tampil mengenakan keffiyeh dan menyampaikan pidato singkat di hadapan para peserta.

Sejumlah rekaman dari kegiatan itu beredar di media sosial dan memperlihatkan Pep Guardiola menyinggung kondisi kemanusiaan di Palestina melalui refleksi atas sebuah foto yang menampilkan seorang anak di tengah puing-puing bangunan.

“Saya pikir kita telah meninggalkan mereka sendirian. Saya selalu membayangkan mereka mengatakan, ‘Kamu di mana? Tolong bantu kami,’” ujar Guardiola dilansir dari rekaman dalam video yang beredar, Sabtu (31/1/2026).

BACA JUGA  Aksi Keji Zionis Israel Terus Berulang Setiap Ramadhan

Guardiola dikenal sebagai figur olahraga yang kerap menyampaikan pandangannya terkait isu kemanusiaan. Pada November 2025, ia juga pernah menyampaikan pernyataan mengenai situasi di Gaza dalam kesempatan terpisah.

“Saya tidak bisa membayangkan ada orang yang membenarkan pembantaian di Gaza. Anak-anak bisa menjadi korban hanya karena mereka dilahirkan di sana,” kata Guardiola saat itu.

Konser Amal

Konser amal Act x Palestine digelar untuk menggalang dana bagi anak-anak dan warga sipil di Gaza. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh publik dan masyarakat umum sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.

Guardiola menyempatkan diri menghadiri acara tersebut di tengah kesibukannya memimpin Manchester City dalam berbagai kompetisi, termasuk ajang Eropa.

BACA JUGA  Pangeran Abdul Mateen Nikahi Anisha Rosnah Mahar 1000 Ringgit

Kehadirannya di Barcelona menandai partisipasinya dalam kegiatan sosial di luar aktivitas profesional sebagai pelatih sepak bola.

Konflik di Palestina telah berlangsung dalam waktu lama dan terus menjadi perhatian internasional. Sejumlah tokoh dari berbagai bidang menyampaikan dukungan kemanusiaan melalui kegiatan sosial dan penggalangan dana.(red)