JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Meningkatnya jumlah penumpang yang kembali ke Jakarta setelah libur Lebaran mendorong Transjakarta menyesuaikan jadwal operasional di sejumlah rute. Perpanjangan jam layanan ini dilakukan agar warga yang tiba pada malam hari tetap memiliki akses transportasi umum menuju berbagai wilayah ibu kota.
Penyesuaian jadwal Transjakarta tersebut terutama diberlakukan pada rute yang terhubung langsung dengan stasiun kereta dan terminal bus, yang menjadi titik kedatangan utama pemudik. Dengan skema ini, penumpang yang tiba larut malam tidak perlu khawatir kesulitan melanjutkan perjalanan.
Sejumlah koridor yang mendapatkan penambahan jam operasional antara lain rute Pulo Gadung – Rawa Buaya, Pulo Gadung – Kuningan, serta Kampung Rambutan – Juanda. Layanan pada rute tersebut kini tetap tersedia hingga mendekati tengah malam selama periode arus balik.
Selain itu, layanan integrasi yang melayani kawasan Tanah Abang, Senen, Blok M, Manggarai, dan Tanjung Priok juga ikut diperpanjang. Penyesuaian ini dilakukan untuk memastikan konektivitas antar moda transportasi tetap terjaga di tengah tingginya mobilitas masyarakat.
Di luar penyesuaian tersebut, Transjakarta tetap mengoperasikan sejumlah koridor dengan layanan 24 jam. Rute seperti Pulo Gadung – Monas, Kampung Melayu – Ancol, dan Pulo Gebang – Kampung Melayu terus beroperasi sepanjang hari guna menjamin ketersediaan transportasi bagi masyarakat.
Untuk mengantisipasi kepadatan penumpang di titik kedatangan, operator juga menyiapkan tambahan armada. Sebanyak 11 unit bus tambahan ditempatkan di Terminal Pulo Gebang pada periode 25 – 27 Maret 2026, yang diperkirakan menjadi puncak arus balik.
Dengan langkah ini, Transjakarta berupaya menjaga kelancaran arus pergerakan warga sekaligus mengurangi potensi penumpukan penumpang di terminal dan stasiun saat gelombang kepulangan ke Jakarta mencapai puncaknya.(Paulina/01)










