JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengungkapkan kunci keberhasilan timnya menjuarai BRI Super League 2025/2026. Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, kekuatan lini pertahanan menjadi faktor utama yang membawa Maung Bandung meraih gelar juara liga untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Persib memastikan gelar juara setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5). Hasil tersebut sudah cukup mengamankan posisi Persib di puncak klasemen akhir meski rival terdekat mereka, Borneo FC, meraih kemenangan besar 7-1 atas Malut United pada pertandingan lainnya.
Keberhasilan ini sekaligus mempertegas dominasi Persib di kompetisi domestik dalam tiga musim terakhir. Sebelumnya, Bojan Hodak juga sukses membawa Persib meraih gelar juara saat kompetisi masih bernama Liga 1 pada musim 2023/2024 dan 2024/2025.
Bojan mengatakan stabilitas permainan di lini belakang menjadi fondasi utama perjalanan Persib sepanjang musim ini. Ia menilai organisasi pertahanan yang disiplin mampu menjaga konsistensi tim dalam meraih poin penting, terutama ketika lini serang tidak tampil maksimal.
“Saya pikir pertahanan memberikan kami gelar juara musim ini,” ujar Bojan Hodak seperti dikutip dari Antara.
Statistik menunjukkan Persib menjadi tim dengan pertahanan terbaik di Super League 2025/2026. Maung Bandung hanya kebobolan 22 gol sepanjang musim, jumlah paling sedikit dibanding seluruh kontestan liga.
Catatan impresif tersebut menjadi pembeda Persib dibanding para pesaingnya di papan atas klasemen. Meski tidak menjadi tim paling produktif dalam urusan mencetak gol, Persib tetap mampu tampil konsisten berkat kokohnya lini belakang.
Sepanjang musim ini, Persib mencetak 59 gol. Jumlah tersebut masih berada di bawah beberapa rival utama mereka seperti Borneo FC yang mengoleksi 74 gol, Persija Jakarta dengan 65 gol, serta Persebaya Surabaya yang mencatatkan 61 gol.
Meski demikian, Bojan menegaskan sepak bola modern tidak hanya ditentukan produktivitas lini depan. Menurut dia, keseimbangan permainan menjadi faktor penting untuk menjaga performa sepanjang musim kompetisi yang panjang.
“Meski kami menciptakan peluang dan tidak selalu mencetak gol, pertahanan tetap menjadi bagian terbaik dari permainan kami,” katanya.
Keberhasilan Persib mempertahankan konsistensi lini pertahanan tidak lepas dari solidnya kerja sama antarpemain belakang dan disiplin seluruh tim dalam menjaga organisasi permainan. Bojan juga berhasil membangun mental bertanding yang kuat sehingga Persib tetap mampu meraih hasil positif dalam laga-laga penting.
Musim ini Persib memang beberapa kali mendapat tekanan dari para pesaing, terutama Borneo FC yang terus menempel ketat hingga pekan terakhir kompetisi. Namun Persib mampu menjaga keunggulan poin berkat konsistensi performa dan kemampuan meraih hasil maksimal dalam pertandingan krusial.
Hasil imbang melawan Persijap Jepara pada pekan terakhir pun cukup mengantar Persib mengangkat trofi juara. Atmosfer di Stadion GBLA dipenuhi ribuan bobotoh yang merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka mencatatkan hattrick gelar liga.
Kesuksesan Bojan Hodak juga semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pelatih asing tersukses dalam sejarah Persib Bandung. Dalam tiga musim terakhir, ia mampu membawa stabilitas performa sekaligus membangun identitas permainan yang solid untuk Maung Bandung.
Selain keberhasilan di kompetisi domestik, capaian ini membuka peluang Persib tampil lebih kompetitif di level Asia pada musim depan. Pengalaman tiga kali juara beruntun dinilai menjadi modal penting bagi Persib untuk meningkatkan prestasi di pentas internasional.
Bagi bobotoh, keberhasilan mempertahankan gelar juara menjadi bukti konsistensi Persib sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Indonesia saat ini. Dukungan suporter yang terus memenuhi stadion sepanjang musim juga disebut menjadi motivasi tambahan bagi para pemain.
Dengan koleksi tiga gelar liga beruntun bersama Bojan Hodak, Persib kini semakin percaya diri menatap musim mendatang. Fokus utama tim diperkirakan tetap mempertahankan stabilitas permainan, khususnya di sektor pertahanan yang terbukti menjadi senjata utama mereka meraih trofi juara BRI Super League 2025/2026. (09/AGF).










