BOGOR, SUDUTPANDANG.ID – Bogor Hornbills menjaga asa meraih gelar juara Indonesian Basketball League (IBL) 2026 setelah mengalahkan Pelita Jaya Jakarta dengan skor 85-72 pada gim keempat final yang berlangsung di GOR Laga Tangkas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (26/6/2026) malam.
Kemenangan tersebut membuat kedudukan seri final kembali imbang 2-2 sehingga perebutan gelar juara harus ditentukan melalui gim kelima.
Laga penentuan akan digelar di kandang Pelita Jaya, Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Jakarta, Minggu (28/6/2026) malam.
Menghadapi pertandingan yang menjadi laga hidup mati, Hornbills tampil penuh percaya diri sejak tip-off.
Tim tuan rumah langsung menekan pertahanan Pelita Jaya dan tidak pernah membiarkan lawannya memimpin sepanjang pertandingan.
Dominasi Hornbills terlihat dari efektivitas serangan yang jauh lebih baik dibandingkan tim tamu.
Mereka mencatat akurasi tembakan dua angka mencapai 67 persen serta memasukkan 34 persen tembakan tiga angka.
Sebaliknya, Pelita Jaya mengalami kesulitan menemukan ritme permainan, terutama dalam penyelesaian tembakan jarak jauh.
Dari 22 percobaan tripoin, hanya empat yang berhasil masuk atau setara dengan akurasi 18 persen.
Hornbills membuka pertandingan dengan keunggulan cepat 5-0. Permainan agresif yang diperagakan sejak awal membuat Pelita Jaya kesulitan mengembangkan pola serangan.
Meski demikian, tim tamu mampu bangkit pada penghujung kuarter pertama.
Andakara Prastawa, Brandon Jawato, dan Darious Moten menjadi motor kebangkitan Pelita Jaya hingga berhasil menyamakan kedudukan menjadi 19-19 saat kuarter pertama berakhir.
Memasuki kuarter kedua, Hornbills kembali meningkatkan intensitas permainan. Mereka tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang, terutama melalui tembakan tiga angka.
Lima tripoin sukses bersarang ke ring Pelita Jaya pada kuarter kedua. Selain itu, Hornbills juga tampil dominan di area paint dengan memaksimalkan keunggulan fisik para pemainnya.
Kombinasi serangan perimeter dan permainan di bawah ring membuat Hornbills menutup babak pertama dengan keunggulan sembilan poin, yakni 47-38.
Momentum positif tersebut terus berlanjut setelah jeda pertandingan. Pada awal kuarter ketiga, Stephaun Branch tampil luar biasa dengan mencetak tujuh poin secara beruntun.
Kontribusi Branch kemudian didukung permainan solid Fhirdan Guntara dan Daniel Wenas yang mampu menjaga stabilitas permainan Hornbills, baik dalam menyerang maupun bertahan.
Pelita Jaya berusaha mengejar ketertinggalan melalui permainan cepat dan rotasi pemain, namun upaya tersebut belum mampu membendung dominasi tuan rumah.
Hornbills bahkan sempat memperlebar keunggulan hingga 15 poin sebelum akhirnya menutup kuarter ketiga dengan skor 64-50.
Memasuki kuarter terakhir, Pelita Jaya mencoba meningkatkan intensitas serangan demi memperkecil selisih angka.
Namun, pertahanan disiplin Hornbills membuat berbagai upaya tim tamu terus menemui jalan buntu.
Selvy Rondonuwu membuka kuarter keempat dengan mencetak lima poin beruntun yang semakin memperkokoh keunggulan Hornbills.
Tidak lama kemudian, jump shot Travin Thibodeaux membawa Hornbills unggul hingga 21 poin saat pertandingan menyisakan enam menit 15 detik.
Keunggulan besar tersebut membuat kepercayaan diri pemain Hornbills semakin meningkat.
Sebaliknya, Pelita Jaya tampak kesulitan menemukan solusi untuk membalikkan keadaan.
Meski terus berusaha menekan hingga detik-detik terakhir pertandingan, Pelita Jaya gagal memangkas selisih angka secara signifikan.
Hornbills akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 85-72 sekaligus memaksa seri final IBL 2026 berlanjut ke pertandingan kelima.
Stephaun Branch menjadi bintang kemenangan Hornbills setelah tampil impresif dengan membukukan 37 poin.
Penampilannya menjadi faktor utama keberhasilan tim tuan rumah menguasai jalannya pertandingan.
Kontribusi penting juga diberikan Travin Thibodeaux yang menambahkan 22 poin serta berperan besar dalam menjaga keunggulan Hornbills sepanjang laga.
Di kubu Pelita Jaya, Perrin Buford menjadi penyumbang angka terbanyak dengan koleksi 17 poin.
Sementara Agassi Goantara menambah 16 poin, namun kontribusi keduanya belum cukup membawa timnya mengamankan gelar lebih cepat.
Hasil ini membuat persaingan final IBL 2026 semakin menarik karena kedua tim kini sama-sama mengoleksi dua kemenangan.
Seluruh penentuan juara akan berlangsung pada gim kelima di GMSB Jakarta. Pelita Jaya akan memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri, sementara Hornbills datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah tampil dominan pada gim keempat.
Pertandingan penentuan tersebut diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim memiliki peluang yang sama besar untuk mengangkat trofi juara IBL 2026. (09/AGF).










