DELI SERDANG, SUDUTPANDANG.ID — Wakil Bupati Asahan Rianto menghadiri upacara pembukaan Jambore Daerah (Jamda) XI Gerakan Pramuka Sumatera Utara Tahun 2026 yang berlangsung di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (8/7/2026).
Kehadiran Rianto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda melalui pendidikan kepramukaan.
Jamda XI Gerakan Pramuka Sumatera Utara dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara. Kegiatan tersebut diikuti ribuan peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara yang akan mengikuti rangkaian kegiatan selama lima hari, mulai 8 hingga 12 Juli 2026.
Momentum jambore daerah ini menjadi ajang mempererat persaudaraan antarpeserta sekaligus meningkatkan kapasitas generasi muda melalui berbagai kegiatan pendidikan karakter, kepemimpinan, dan keterampilan kepramukaan.
Wakil Bupati Asahan Rianto mengatakan Pemerintah Kabupaten Asahan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan yang mampu membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.

Melalui keikutsertaan kontingen Kabupaten Asahan pada Jamda XI, diharapkan para peserta dapat memperoleh pengalaman berharga yang nantinya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Selain menjadi sarana pembelajaran, kegiatan jambore juga dinilai mampu memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan di kalangan generasi muda dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya menegaskan bahwa Jambore Daerah XI merupakan wadah penting untuk membentuk karakter generasi muda melalui penerapan nilai-nilai kepramukaan.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks sehingga diperlukan pembinaan yang berkelanjutan agar lahir sumber daya manusia yang tangguh, berintegritas, kreatif, serta memiliki jiwa kepemimpinan.
“Gerakan Pramuka menjadi salah satu wadah yang efektif dalam membangun karakter generasi muda melalui kedisiplinan, kreativitas, gotong royong, serta kepedulian sosial,” ujar Surya.
Ia berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat jaringan persahabatan antardaerah.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Jamda XI Sumatera Utara. Menurutnya, kegiatan tahun ini mencatat sejarah baru karena menjadi jambore daerah pertama yang dilaksanakan tanpa membebankan biaya kepada peserta.
Kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah positif dalam memperluas akses bagi anggota Pramuka untuk mengikuti kegiatan pembinaan karakter tanpa terkendala persoalan biaya.
Selain itu, penyelenggara juga dinilai berhasil mempersiapkan pelaksanaan kegiatan secara matang, termasuk penerapan sistem manajemen risiko untuk menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh peserta selama berada di lokasi perkemahan.
Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara mencatat sebanyak 5.575 orang mengikuti Jamda XI. Jumlah tersebut terdiri atas peserta, pembina pendamping, pimpinan kontingen, panitia, serta unsur pendukung lainnya dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
Besarnya jumlah peserta menunjukkan tingginya antusiasme anggota Gerakan Pramuka terhadap kegiatan jambore yang menjadi agenda rutin pembinaan generasi muda di tingkat provinsi.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti beragam kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan, serta karakter. Agenda yang disiapkan meliputi pendidikan karakter, pelatihan kepemimpinan, pengembangan keterampilan kepramukaan, kegiatan sosial, permainan edukatif, hingga pentas seni dan budaya.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu membangun rasa percaya diri, kemandirian, kemampuan bekerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Pemerintah Kabupaten Asahan menilai kegiatan kepramukaan memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan jiwa kepemimpinan.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, para peserta diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah, bangsa, dan negara.
Keikutsertaan kontingen Kabupaten Asahan dalam Jamda XI juga menjadi bagian dari upaya daerah untuk terus mendorong lahirnya generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan, gotong royong, dan semangat pengabdian.
Dengan semangat kolaborasi dan persaudaraan yang dibangun selama jambore, Gerakan Pramuka diharapkan terus menjadi wadah pembentukan karakter yang relevan dalam mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. (MA/09)










