Dansatgas TMMD 129 Kobarkan Semangat Prajurit

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, memberikan motivasi langsung kepada personel Satgas di Desa Kesongo. (Foto: ist/SP).

BOJONEGORO, SUDUTPANDANG.ID — Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, memberikan motivasi langsung kepada seluruh personel Satgas yang bertugas di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Kunjungan ke lapangan tersebut dilakukan untuk membangkitkan semangat prajurit agar tetap menjaga kualitas pekerjaan, keselamatan kerja, dan kedekatan dengan masyarakat selama pelaksanaan program TMMD.

Di tengah teriknya cuaca saat proses pembangunan berlangsung, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto menyempatkan diri menemui para personel yang tengah mengerjakan berbagai sasaran fisik TMMD.

Kehadirannya bukan hanya sebagai bentuk pengawasan, tetapi juga memberikan dukungan moril agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.

Dalam arahannya saat waktu istirahat siang, Rabu (22/7/2026), Dansatgas menegaskan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan prajurit memiliki nilai pengabdian bagi masyarakat.

Menurutnya, setiap tetes keringat yang dicurahkan selama pelaksanaan TMMD merupakan bukti nyata dedikasi TNI dalam membantu percepatan pembangunan desa.

“Jangan pernah merasa pekerjaan ini kecil, karena setiap batu yang kita susun adalah fondasi masa depan bagi saudara-saudara kita di sini,” tegas Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto di hadapan personel Satgas TMMD.

BACA JUGA  Pengelolaan Keuangan Menuju Pembangunan Desa Berkelanjutan

Ia mengingatkan bahwa TMMD mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, sehingga seluruh prajurit harus memegang teguh semangat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam setiap pelaksanaan tugas.

Menurutnya, keberhasilan program TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari terjalinnya hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat.

Oleh sebab itu, seluruh anggota Satgas diminta selalu mengedepankan sikap humanis, ramah, dan peduli terhadap warga selama bertugas.

Selain menjaga hubungan baik dengan masyarakat, Dansatgas juga menekankan pentingnya kualitas pekerjaan. Seluruh pembangunan yang dikerjakan harus memenuhi standar sehingga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Kesongo.

Ia meminta setiap personel bekerja secara profesional, teliti, dan disiplin agar seluruh sasaran fisik dapat selesai tepat waktu tanpa mengurangi mutu pembangunan.

“Pastikan setiap infrastruktur yang kita bangun memiliki kualitas yang baik sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang. Itulah bentuk pengabdian kita,” ujarnya.

Letkol Inf Dedy juga mengingatkan seluruh personel agar selalu mengutamakan faktor keselamatan kerja selama berada di lokasi pembangunan.

Mengingat sebagian pekerjaan dilakukan di medan terbuka dengan berbagai risiko, prajurit diminta tetap waspada serta mematuhi prosedur keamanan di setiap aktivitas.

BACA JUGA  Peringati Maulid Nabi, "Grebeg Maulud" Digelar Keraton Surakarta

“Utamakan faktor keamanan, selalu waspada dan memperhatikan keselamatan kerja di setiap medan tugas,” pesannya.

Motivasi yang diberikan langsung oleh Dansatgas mendapat respons positif dari para personel Satgas TMMD. Kehadiran komandan di tengah-tengah prajurit dinilai mampu meningkatkan semangat sekaligus menjadi penyemangat untuk menyelesaikan seluruh target pekerjaan.

Salah seorang personel Satgas TMMD ke-129, Prada Achmad, mengaku semakin termotivasi setelah mendapatkan arahan langsung dari Dansatgas.

“Melihat Komandan ikut berbaur, rasa lelah kami seketika hilang. Kami semakin bersemangat untuk menyelesaikan seluruh sasaran tepat waktu dengan hasil terbaik,” katanya.

Program TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro di Desa Kesongo dijadwalkan berlangsung hingga pertengahan Agustus 2026.

Selama pelaksanaan program tersebut, TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat bekerja sama menyelesaikan berbagai pembangunan yang menjadi kebutuhan prioritas warga.

Adapun sasaran fisik meliputi pembangunan akses jalan, peningkatan kualitas Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH), normalisasi Sungai Afvoer, rehabilitasi sekolah, pembangunan sumur bor, serta pembangunan drainase.

Sementara itu, sasaran nonfisik mencakup berbagai kegiatan penyuluhan, pembinaan wawasan kebangsaan, pelayanan kepada masyarakat, edukasi hukum, pemberdayaan ekonomi, hingga pelestarian lingkungan.

BACA JUGA  TMMD 129 Bojonegoro: Kejar Target, Pembangunan Jalan Cor Beton Dusun Mundu Capai 30 Persen

Melalui kombinasi pembangunan fisik dan nonfisik tersebut, TMMD diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong di lingkungan desa.

Program TMMD selama ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.

Selain menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, program ini juga bertujuan mempererat hubungan emosional antara prajurit dan masyarakat.

Dengan semangat pengabdian yang terus ditanamkan kepada seluruh personel, Kodim 0813 Bojonegoro optimistis seluruh sasaran TMMD ke-129 dapat diselesaikan sesuai target.

Hasil pembangunan tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas, memperkuat perekonomian desa, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Kesongo dalam jangka panjang. (ACZ/09)