JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Timnas Anggar Indonesia akan menjalani training camp (TC) di Tokyo, Jepang, sebagai bagian dari persiapan menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Rombongan dijadwalkan bertolak ke Jepang pada 7 September 2026.
Program TC tersebut terlaksana setelah adanya dukungan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir.
Selain mendapatkan fasilitas latihan di Jepang, Timnas Anggar Indonesia juga berkesempatan berlatih bersama Timnas Anggar Jepang serta mendapat pendampingan dari pelatih Jepang.
Sekretaris Jenderal PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Firtian Judiswandarta mengatakan, dukungan Menpora Erick Thohir menjadi faktor penting dalam terealisasinya program pemusatan latihan di Jepang.
Menurut Judis, komunikasi antara Erick Thohir dan pihak Jepang telah dilakukan sejak Indonesia menjadi tuan rumah Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia di Jakarta pada 20-27 Februari 2026.
“Kita bisa menjalankan program TC ke Jepang berkat bantuan Pak Menpora Erick Thohir yang langsung menghubungi Presiden NOC Jepang ketika menghadiri Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia di Jakarta, 20-27 Februari 2026 lalu,” kata Judis saat dihubungi, Selasa (1/9/2026).
Dukungan tersebut tidak hanya membuka akses bagi atlet Indonesia untuk menjalani pemusatan latihan di Tokyo.
Dua pelatih Jepang, Ryohei Noguchi dan Takamasa Wada, juga akan terlibat dalam program persiapan Timnas Anggar Indonesia.
Keduanya diharapkan dapat memberikan tambahan pengalaman dan meningkatkan kualitas latihan para atlet sebelum tampil di Asian Games 2026.
“Kita masih melobi Hiroshi Hashimoto untuk bisa ikut menangani,” ujar Judis.
Selain mendapatkan pendampingan dari pelatih Jepang, Timnas Anggar Indonesia juga memperoleh kesempatan untuk berlatih bersama Timnas Anggar Jepang.
Kesempatan tersebut dinilai penting karena atlet Indonesia dapat mengukur kemampuan secara langsung dengan salah satu negara yang memiliki tradisi kuat dalam olahraga anggar di kawasan Asia.
Program TC di Tokyo dijadwalkan berlangsung hingga 18 September 2026. Setelah itu, para atlet tidak kembali ke Indonesia, melainkan langsung menuju arena pertandingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
“Mereka menjalani TC hingga 18 September 2026. Jadi, mereka tidak kembali ke Jakarta dan langsung bertanding,” tegas Judis.
Timnas Anggar Indonesia saat ini diperkuat tujuh atlet yang terdiri dari satu atlet putra dan enam atlet putri. Mereka sebelumnya telah menjalani program pemusatan latihan nasional di Jakarta.
Ketujuh atlet tersebut adalah Aldo Arjono, Leoda Lindy Wimona, Riley Faith Kumalaputra, Fadilah Aprilia Budifirdausi, Reni Anggraini, Nia Agustina, dan Putri Yanti.
Para atlet tersebut akan memperkuat Indonesia pada nomor individual maupun beregu. Di sektor putra, Aldo Arjono akan turun pada nomor Individual Foil Men.
Sementara itu, Leoda Lindy Wimona dan Riley Faith Kumalaputra akan tampil pada Individual Foil Women. Fadilah Aprilia Budifirdausi akan turun pada Individual Epee Women.
Kemudian, Reni Anggraini dan Nia Agustina akan tampil pada Individual Sabre Women. Putri Yanti juga masuk dalam skuad yang dipersiapkan untuk nomor beregu.
Untuk nomor beregu, Leoda Lindy Wimona, Putri Yanti, dan Riley Faith Kumalaputra akan memperkuat Team Foil Women.
Sementara Team Sabre Women akan diperkuat Reni Anggraini, Nia Agustina, dan Fadilah Aprilia Budifirdausi.
Cabang olahraga anggar Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan berlangsung pada 23-29 September 2026. Tim Indonesia akan langsung bertanding setelah menyelesaikan TC di Tokyo.
Menghadapi persaingan di Asian Games, PB IKASI tidak memasang target yang terlalu tinggi. Judis menyebut timnya akan berusaha memberikan performa terbaik dengan sasaran realistis meraih medali perunggu.
“Kita berpeluang meraih medali perunggu dari Tim Beregu Foil dan Sabre putri,” katanya.
Target tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet mengingat persaingan anggar di level Asia cukup ketat.
Karena itu, kesempatan berlatih di Jepang diharapkan dapat membantu meningkatkan kesiapan teknis maupun mental atlet.
Bagi PB IKASI, TC di Jepang juga menjadi kesempatan untuk memperbaiki berbagai aspek permainan sebelum memasuki pertandingan Asian Games.
Kehadiran pelatih Jepang dan sesi latihan bersama tim tuan rumah diharapkan dapat memberikan pengalaman menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda.
Dengan persiapan tersebut, Timnas Anggar Indonesia diharapkan mampu tampil maksimal di Aichi-Nagoya. Selain mengejar target medali, keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan prestasi anggar Indonesia di tingkat Asia.
Dukungan pemerintah, PB IKASI, pelatih, dan seluruh tim pendukung diharapkan dapat membantu para atlet menjaga fokus hingga pertandingan berakhir.
Timnas Anggar Indonesia pun akan berupaya memanfaatkan TC di Tokyo sebagai tahap akhir untuk mencapai kondisi terbaik sebelum bertanding di Asian Games 2026. (09/AGF).











