Lukman Sardi Akui Nervous Syuting Bareng Lydia Kandou di Kuasa Gelap: Perjanjian Darah

Lukman Sardi
Aktor Lukman Sardi (Foto: Net)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Aktor Lukman Sardi kembali memerankan Romo Rendra dalam film horor eksorsisme Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Selain menghadapi teror supranatural dalam film, Lukman mengaku mendapatkan pengalaman spiritual yang cukup personal selama menjalani proses syuting.

Menurut Lukman, setiap proyek yang dijalaninya selalu memberikan pengalaman dan proses baru. Kali ini, karakter Romo Rendra membuatnya kembali merefleksikan tentang iman, kasih, serta bagaimana manusia berserah kepada Tuhan.

“Di sini kan kita bicara tentang bagaimana kekuatan iman, tentang kasih, tentang bagaimana mau di mana pun juga, kuasa Tuhan adalah yang paling berkuasa gitu,” ucap Lukman Sardi di kawasan Jakarta Selatan, Senin, (28/9/2026).

Pesan tersebut rupanya tidak hanya dirasakan Lukman sebagai bagian dari cerita film. Ia mengaku tema yang diangkat Kuasa Gelap: Perjanjian Darah turut memberikan pengaruh terhadap kehidupan pribadinya.

BACA JUGA  Sinergi untuk Generasi Sehat, Danramil Paiton Dukung Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis

“Buat saya personal, ini membuat saya semakin berserah, semakin mengandalkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan saya. Nah, itu yang sangat personal buat saya sih,” jelas Lukman.

Dari sejumlah adegan yang dijalaninya, Lukman Sardi memiliki satu momen yang paling membekas. Ia menyebut adegan percakapan Romo Rendra dengan Suster Aloysia, karakter yang diperankan Lydia Kandou, sebagai salah satu scene favoritnya.

Adegan tersebut berlangsung di atas jembatan dan mempertemukan dua karakter yang memiliki hubungan emosional kuat.

“Itu juga salah satu scene favorit saya sih. Satu, bisa satu scene bersama Tante Lydia Kandou tuh sesuatu yang luar biasa buat saya,” ungkapnya.

Menariknya, Lukman mengaku sempat merasa gugup saat harus beradu akting langsung dengan Lydia Kandou. Meski sudah berpengalaman di dunia akting, kehadiran aktris senior tersebut tetap membuatnya merasa nervous.

BACA JUGA  Pelajar SMPN 4 Pasuruan Kembali Torehkan Prestasi Gemilang

“She is one of the legend dan dia orang yang sangat luar biasa lah. Pokoknya kalau waktu itu saya ngalamin syuting tuh dari awal sebenarnya saya udah lumayan nervous,” ujar Lukman.

Bukan hanya karena beradu akting dengan Lydia Kandou, rasa gugup yang dirasakan Lukman juga muncul karena adegan tersebut memiliki makna penting bagi cerita.

Menurutnya, percakapan antara Romo Rendra dan Suster Aloysia mungkin terlihat sederhana jika dilihat sekilas. Namun, dialog keduanya memiliki bobot emosional karena Suster Aloysia merupakan sosok yang sudah mengenal Romo Rendra secara mendalam.

“Nervous banget karena itu sebuah scene yang mungkin kelihatannya biasa aja, tapi it’s so meaningful. Bagaimana pembicaraan antara Romo Rendra dan Suster Aloysia yang memang apalagi Suster Aloysia itu sudah sangat mengenal Romo Rendra itu seperti apa,” tuturnya.

BACA JUGA  Koramil Krucil Melakukan Pendampingan Proses Penanaman Padi

Bagi Lukman, adegan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperlihatkan sisi lain dari karakter Romo Rendra. Seorang pemuka agama tetap memiliki sisi manusiawi, termasuk ketika menghadapi tekanan dan berada dalam kondisi rapuh.

“Nah ini kan kita gambarin juga bahwa Romo itu seorang manusia biasa yang dia perlu dikuatkan juga,” tegas Lukman.(04)