Lima Lembaga Bersatu Tekan Pengangguran, Wabup Asahan Dorong Pelatihan Hingga Penempatan Kerja

Pelatihan
Lima Lembaga Bersatu Tekan Pengangguran, Wabup Asahan Dorong Pelatihan Hingga Penempatan Kerja (Foto: Humas Pemkab Asahan)

ASAHAN, SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Kabupaten Asahan memperkuat langkah penanganan pengangguran melalui kolaborasi lintas sektoral dengan melibatkan lima lembaga, yakni Polres Asahan, Pemkab Asahan, Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Utara, dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Asahan.

Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama yang berlangsung di BBPVP Medan, Senin (2/11/2026), dan dihadiri Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., Wakapolres Asahan Kompol Slamet Riyadi, S.H., S.I.K., M.H., Kepala BBPVP Medan Amran, S.T., Kepala BP3MI Sumatera Utara Kombes Pol. Budi Novijanto, S.H., Ketua BAZNAS Asahan Ansori Margolang, serta Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan beserta jajaran.

Wakil Bupati Asahan Rianto menyampaikan bahwa penanganan pengangguran tidak cukup hanya dengan menyediakan lapangan pekerjaan, tetapi harus dibarengi peningkatan keterampilan, perluasan akses penempatan tenaga kerja, serta pemberdayaan masyarakat melalui usaha produktif.

BACA JUGA  Berkas Perkara Firli Bahuri Dilimpahkan Polda Metro ke Kejati DKI Jakarta

Menurutnya, keterlibatan seluruh lembaga menjadi bagian penting untuk menghadirkan program ketenagakerjaan yang terpadu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Wakapolres Asahan Kompol Slamet Riyadi menjelaskan bahwa Polres Asahan turut berkontribusi melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) yang disinergikan dengan pelatihan vokasi bersertifikat bersama Pemkab Asahan dan BBPVP Medan.

Kepala BBPVP Medan Amran menegaskan bahwa pelatihan vokasi diarahkan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja sesuai kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), sehingga peserta memiliki daya saing dan peluang lebih besar untuk terserap di dunia kerja.

Sementara itu, Kepala BP3MI Sumatera Utara Kombes Pol. Budi Novijanto menyatakan kesiapan pihaknya mendukung perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat, termasuk melalui program SMK Global, dengan tetap mengedepankan perlindungan pekerja migran dan pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

BACA JUGA  Polres Jember Luncurkan Bus SIM Keliling

Di sisi lain, Ketua BAZNAS Asahan Ansori Margolang menyampaikan dukungan melalui pemberdayaan ekonomi berbasis dana zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat mengembangkan usaha produktif dan memperoleh penghasilan secara mandiri.

Melalui kesepakatan ini, kelima lembaga berupaya membangun ekosistem ketenagakerjaan yang saling terhubung, mulai dari peningkatan kompetensi, perluasan akses pekerjaan di dalam dan luar negeri, hingga penguatan usaha masyarakat.

Pemkab Asahan berharap sinergi tersebut dapat membuka lebih banyak kesempatan kerja yang layak, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat menuju Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama seluruh pihak yang hadir.(MA/04)