PASURUAN, SUDUTPANDANG.ID – Kepedulian terhadap sarana ibadah kembali ditunjukkan aparat teritorial bersama masyarakat. Babinsa Koramil 0819/11 Beji, Sertu Siswanto, memimpin kegiatan gotong royong rehabilitasi Mushola Al Ikhlas di Dusun Minggir, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Minggu (31/5/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan puluhan warga yang secara sukarela bergotong royong memperbaiki sejumlah bagian bangunan mushola yang selama ini menjadi pusat kegiatan ibadah dan sosial masyarakat. Melalui kerja sama yang terjalin antara Babinsa dan warga, proses renovasi diharapkan dapat berjalan lebih cepat sehingga fasilitas ibadah tersebut kembali nyaman digunakan.
Sejak pagi hari, warga bersama Babinsa terlihat bahu-membahu mengerjakan berbagai pekerjaan renovasi, mulai dari perbaikan bagian bangunan yang mengalami kerusakan hingga penataan area sekitar mushola. Suasana kebersamaan dan kekompakan tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan.
Sertu Siswanto mengatakan keterlibatan dirinya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang dilakukan TNI di wilayah binaan. Selain menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Babinsa juga memiliki tanggung jawab untuk membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, gotong royong merupakan warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Melalui kegiatan seperti ini, hubungan harmonis antara aparat kewilayahan dan masyarakat dapat semakin erat sekaligus memperkuat rasa persatuan di lingkungan warga.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan serta mempererat silaturahmi antara TNI dan masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, pekerjaan dapat diselesaikan lebih maksimal dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” ujar Sertu Siswanto.
Ia menambahkan, sarana ibadah memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Selain digunakan untuk beribadah, mushola juga sering menjadi tempat berkumpul warga dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Karena itu, keberadaan fasilitas yang layak dan nyaman perlu mendapat perhatian bersama.
Kegiatan rehabilitasi Mushola Al Ikhlas juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap fasilitas umum yang ada di lingkungan sekitar. Menurut Sertu Siswanto, pembangunan dan pemeliharaan sarana publik tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
Antusiasme warga terlihat sepanjang pelaksanaan gotong royong. Mereka bekerja sama mengangkat material bangunan, membersihkan area mushola, serta membantu proses perbaikan yang sedang berlangsung. Semangat kebersamaan tersebut menjadi modal penting dalam menyelesaikan pekerjaan secara efektif.
Salah seorang warga setempat mengaku senang dengan kehadiran Babinsa yang selalu aktif mendampingi berbagai kegiatan masyarakat. Menurutnya, dukungan dari Babinsa memberikan motivasi tersendiri bagi warga untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi lingkungan.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan renovasi mushola juga mencerminkan peran TNI yang tidak hanya fokus pada aspek pertahanan negara, tetapi turut hadir membantu masyarakat dalam berbagai kebutuhan di wilayah. Melalui pendekatan humanis dan komunikasi yang baik, TNI terus membangun kedekatan dengan masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas dan pembangunan daerah.
Program pembinaan teritorial yang dijalankan Babinsa selama ini telah menjadi salah satu sarana efektif dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Berbagai kegiatan sosial, kerja bakti, pendampingan pembangunan desa hingga bantuan terhadap fasilitas umum menjadi bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat.
Di Desa Cangkringmalang, hubungan antara Babinsa dan warga selama ini dikenal cukup erat. Berbagai kegiatan kemasyarakatan kerap dilaksanakan secara bersama-sama, termasuk dalam menjaga kebersihan lingkungan, membantu warga yang membutuhkan, hingga mendukung pembangunan fasilitas publik.
Melalui kegiatan rehabilitasi Mushola Al Ikhlas ini, masyarakat berharap fasilitas ibadah tersebut dapat segera selesai diperbaiki sehingga dapat digunakan secara optimal oleh jamaah. Dengan kondisi bangunan yang lebih baik, warga akan semakin nyaman menjalankan aktivitas keagamaan maupun kegiatan sosial lainnya.
Kegiatan gotong royong yang berlangsung di Dusun Minggir tersebut menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Kolaborasi antara Babinsa dan warga tidak hanya mempercepat proses renovasi mushola, tetapi juga mempererat hubungan sosial yang menjadi fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Sinergi yang terjalin antara TNI dan masyarakat melalui kegiatan sosial seperti ini diharapkan terus berlanjut. Selain memberikan manfaat langsung bagi lingkungan, kegiatan gotong royong juga menjadi sarana memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga nilai-nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Indonesia.
Dengan semangat gotong royong yang terus terpelihara, rehabilitasi Mushola Al Ikhlas diharapkan dapat segera rampung dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Cangkringmalang, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat di Kabupaten Pasuruan. (ACZ)










