Hemmen

BPBD DKI: Tersisa 13 RT Banjir, Sebelumnya 16 RT

BPBD DKI
Banjir di kawasan Cawang mulai surut. (detikcom)

JAKARTA,SUDUTPANDANG.ID – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta, keterangan BPBD DKI, kini tersisa 13 RT dari sebelumnya 16 RT.

“Genangan mengalami penurunan dari 15 RT saat ini menjadi 13 RT atau 0.042 persen dari 30.772 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji, Jumat, 15 Maret 2024.

Kemenkumham Bali

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112.

Berikut data wilayah yang terdampak genangan dan banjir. Untuk wilayah:

Jakarta Timur terdapat 13 RT dengan penyebabnya luapan Kali Ciliwung

Ada 4 RT di Kelurahan Bidara Cina dengan ketinggian 30-50 cm, 3 RT di Kelurahan Kampung Melayu dengan ketinggian 80 cm, 5 RT di Kelurahan Cawang dengan ketinggian 60-70 cm, dan 1 RT di Kelurahan Cililitan, dengan ketinggian 40 cm.

BACA JUGA  Sekjen PBB: Negara Maju Sumbang Mayoritas Emisi Gas Rumah Kaca

Sedangkan Wilayah yang sudah surut yaitu, 4 RT di Kelurahan Rawajati, 3 RT di Kelurahan Pejaten Timur, 1 RT di Kelurahan Balekambang, 1 RT di Kelurahan Manggarai, dan 1 RT di Kelurahan Cililitan.

Isnawa menjelaskan, ketinggian air di wilayah tergenang bervariasi, mulai dari 40 sentimeter hingga 100 sentimeter alias satu meter.

BPBD DKI bersama sejumlah pihak hingga para lurah dan camat, lanjut Isnawa, terus melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik. (06/sinpo)