Bupati Maesyal: Kabupaten Tangerang Daerah Harmonis dan Menjunjung Tinggi Toleransi

Maesyal
Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid foto bersama usai peresmian Pura di Desa Sodong, Tigaraksa. (Foto: Ist)

TANGERANG, SUDUTPANDANG.ID – Bupati Tangerang Banten Moch Maesyal Rasyid menyatakan daerah ini adalah yang harmonis, menjunjung tinggi toleransi dalam kehidupan beragama dan memberikan apresiasi tinggi terhadap keberagaman.

“Tempat ini bukan hanya untuk ibadah, tetapi juga menjadi tempat edukasi, agro wisata dan wisata budaya,” kata Maesyal saat meresmikan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati di Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa. Pada Selasa (21/7/2026).

Maesyal bilang, sudah banyak sekolah, termasuk dari Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, hingga siswa SD dan SMP yang datang untuk belajar mengenal keberagaman.

Menurutnya, pembangunan pura telah memenuhi seluruh ketentuan administrasi dan perizinan yang berlaku, ini menjadi contoh bahwa seluruh umat beragama dapat menjalankan hak beribadah dengan tetap menaati aturan.

BACA JUGA  MLSC Series 2 Bandung, SDN 073 Pajagalan Juara KU 12-SDN 075 Jatayu A-KU 10

Namun ia mengharapkan kawasan Pura itu dapat dimanfaatkan sebagai ruang terbuka bagi masyarakat untuk belajar, berwisata, hingga menggelar kegiatan positif yang mempererat persaudaraan antar umat beragama.

Pihaknya berharap komunitas umat Hindu yang telah membuka tempat ini tidak hanya untuk kepentingan ibadah, tetapi juga bagi masyarakat umum, semoga membawa manfaat yang lebih besar dan semakin memperkuat persatuan serta kerukunan di Kabupaten Tangerang.

Pura itu dibangun sejak April 2018 dan rampung Maret 2026 pada lahan seluas lebih dari empat haktare, memiliki halaman luas untuk parkir dan letaknya relatif dekat dengan pusat pemerintahan.

Meski demikian pembangunan pura itu selama delapan tahun dan menjadi bukti nyata semangat gotong royong serta kebersamaan masyarakat dalam membangun sarana ibadah.

BACA JUGA  Program Rumah Subsidi Wartawan Resmi Hadir DP Rp 500 Ribu

Sementara itu, perwakilan pengelola pura, Wayan, mengatakan pembangunan dilakukan melalui dukungan berbagai pihak, termasuk dari Pemkab Tangerang.

Wayan menambahkan pura tersebut juga telah dimanfaatkan sebagai lokasi studi banding oleh berbagai perguruan tinggi, kegiatan pembelajaran siswa, hingga lokasi foto pranikah.

Bahkan setiap tahun tempat ini digunakan untuk kegiatan edukasi oleh berbagai sekolah, dan institusi pendidikan lainnya, juga membuka tempat ini untuk masyarakat yang ingin melakukan foto “prewedding”, tidak ada tarif yang ditentukan, hanya tersedia kotak amal secara sukarela. (WAR/04)