Cegah PMK, Koramil Selemadeg Masuk Kandang

Kodim 1619/Tabanan
Foto:Dok.Pendim 1619/Tabanan

TABANAN|SUDUTPANDANG.ID – TNI-Polri bersama Satgas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Kabupaten Tabanan terus bergerak cepat untuk mencegah kasus PMK pada hewan ternak yang ada di wilayah Kabupaten Tabanan. Seperti kegiatan yang dilaksanakan personel Koramil 1619-02/Selemadeg dengan Polsek Selemadeg Barat dan instansi terkait saat penyuntikan vaksin dan penyemprotan desinfekatan di Desa Selabih Kecamatan Selemadeg Barat, pada, Senin (18/7/2022).

Menurut Baatituud Koramil 1619-02/Selemadeg Peltu I Dewa Kade Sudiarta, mewakili Danramil, kegiatan dimulai sejak pukul 09.00 Wita di Desa Selabih Kecamatan Selemadeg Barat. Anggota Koramil 1619-02/selemadeg sebanyak 8 orang bersama aparat terkait melaksanakan pendampingan kegiatan penyuntikan vaksin ternak sapi dan penyemprotan ternak sapi dengan cairan desinfektan oleh Dinas Kesehatan Hewan lll Kecamatan Selemadeg.

IMG-20220125-WA0002

“Hasil kegiatan tersebut dari sebanyak 152 ekor ternak sapi di Selabih Pangkung Kuning dapat tervaksin 103 ekor kemudian di Br Selabih Tengah dari 36 ekor sapi tervaksin 24 ekor, di Br Selabih Wanasari dari 70 ekor sapi tervaksin 58 ekor dan jumlah sapi secara keseluruhan berjumlah 258 ekor,” jelasnya.

“Sedangkan yang sudah tervaksin sebanyak 185 ekor dan belum tervaksin sebanyak 73 ekor karena sapi terlepas tidak diikat ataupun pemiliknya sedang tidak ditempat,” sambungnya

Terpisah Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Ferry Adianto, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya bersama jajaran Polres dan Pemda melalui instansi terkait saat ini secara gencar melakukan penyemprotan terhadap hewan ternak.

“Penyuntikan vaksin yang bertujuan untuk melakukan upaya pencegahan, pengendalian dan pemberantasan Penyakit hewan ternak terutama penularan virus PMK di wilayah Kabupaten Tabanan dan syukur sampai saat ini di wilayah Kabupaten Tabanan belum ditemukan penyakit PMK tersebut,” terangnya.

Pihaknya menerjunkan aparat Babinsa yang dikoordinir para Danramil untuk memantau dan memonitor langsung perkembangan PMK di wilayahnya masing-masing.

“Mengambil bagian dan turut melakukan upaya-upaya pencegahan terkait PMK serta berkoordinasi dan bekerjasama dalam pelaksanaannya dengan petugas dari instansi terkait,” ungkapnya.(One)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.