Hukum  

Diundang ke Malaysia, Novel Baswedan Terima Penghargaan Anti Korupsi

Novel Baswedan
Novel menerima penghargaan dari Pemerintah Malaysia/foto: Harian Bernama

Jakarta, SudutPandang.id-Penyelidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menerima penghargaan dari Perdana International Anti-Corruption Champion Fund (PIACCF). Penghargaan tersebut diserahkan langsung Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad di Putrajaya, Selasa (11/2/2020) kemarin.

Selain Novel Baswedan, mantan Wakil Jaksa Penuntut Umum Malaysia almarhum Datuk Anthony Kevin Morais menerima penghargaan serupa dalam acara peluncuran PIACCF. Sebuah yayasan internasional yang khusus dibentuk untuk pejabat anti-korupsi.

IMG-20220125-WA0002

Mahathur Mohamad mengatakan penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap pengorbanan yang sudah dikeluarkan oleh para pejabat berwenang yang telah berjuang memberantas korupsi.

“Malam ini, kita berada di sini untuk menghormati dua pekerja yang telah membayar biaya yang mahal dalam upaya mereka untuk memberantas korupsi,” kata Mahathir seperti dikutip dari laman Free Malaysia Today.

Sementara itu, Novel menyebut penghargaan ini adalah bentuk dukungan dan penghormatan terhadap semua pihak yang memilih jalan untuk berjuang memberantas korupsi, baik di Malaysia, Indonesia dan di seluruh dunia.

Menurutnya, inisiatif ini menegaskan bahwa isu pemberantasan korupsi bukan hanya permasalahan masing-masing negara saja, tetapi juga merupakan masalah bersama masyarakat dunia.

“Apresiasi saya kepada pemerintah Malaysia atas pencapaian peningkatan Indeks Persepsi Korupsi (CPI) sebesar 6 (enam) point pada tahun 2019. Hal ini merupakan pencapaian yang luar biasa, yang hanya bisa tercapai atas kerja keras dan konsistensi dalam menindak dan mencegah korupsi,” tutur Novel.

Ia juga mengapresiasi terhadap upaya Pemerintah Malaysia dalam memberikan perlindungan kepada para petugasnya dalam melaksanakan tugas untuk memberantas korupsi.

“Saya juga berharap semoga pegawai KPK, dan para aktifis anti-korupsi di Indonesia terus bersemangat untuk berjuang melawan korupsi, di tengah pelemahan terhadap KPK yang sekarang sedang terjadi,” harapnya.(abd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.