Dosen Fikom Universitas Mercu Buana Perkuat Kompetensi Guru dan Gen Z di Lebak

Avatar photo
Dosen Fikom Universitas Mercu Buana Perkuat Kompetensi Guru dan Gen Z di Lebak
Foto: Dok. Fikom Dosen Fikom Universitas Mercu Buana

LEBAK-BANTEN, SUDUTPANDANG.ID – Tim dosen Program Studi Ilmu Komunikasi dan Magister Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom), Universitas Mercu Buana menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Digital Communication Empowerment: Membangun Guru Profesional dan Gen Z yang Tangguh” di SMAN 1 Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (27/4/2026).

Siaran pers Fikom Universitas Mercu Buana, Minggu (3/5/2026) menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam memberikan kontribusi nyata dunia akademik kepada masyarakat.

Sebanyak lima dosen terlibat sebagai pelaksana utama, yakni Mardhiyyah, M.I.Kom., Ponco Budi Sulistyo, M.Comm., Ph.D., Dr. Ira Purwitasari, M.I.Kom., Sofia Aunul, M.Si., serta Muhammad Didi Ahmadi, M.I.Kom. Masing-masing menyampaikan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan guru dan siswa di era digital.

Mardhiyyah membawakan pelatihan peningkatan profesionalisme pelayanan melalui konsep service excellent berbasis karakter lokal bagi guru. Sementara itu, Ponco Budi Sulistyo menyampaikan materi peningkatan kompetensi public speaking guna mendukung proses pembelajaran yang efektif.

BACA JUGA  Satlantas Polres Tangsel Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2022

Adapun Dr. Ira Purwitasari memberikan pelatihan literasi dan etika komunikasi digital bagi siswa. Sofia Aunul mengangkat topik penggunaan media digital secara bijak untuk menjaga kesehatan mental. Sementara Muhammad Didi Ahmadi membekali siswa dengan kemampuan mengenali potensi diri sebagai kekuatan komunikasi generasi Z.

Kegiatan ini diikuti 67 peserta yang terdiri dari 40 guru dan 27 siswa. Sejak awal hingga akhir acara, peserta tampak antusias dan aktif berinteraksi dalam setiap sesi pelatihan.

Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif sehingga mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan, baik dalam proses pembelajaran maupun dalam penggunaan media digital sehari-hari.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat SMAN 1 Panggarangan, Lilis Agustina, M.Pd., mengapresiasi kegiatan tersebut.

BACA JUGA  HUT ke-25 Banten, Mahasiswa Tagih Janji-janji Pemerintah

Ia menilai pelatihan yang diberikan relevan dengan kebutuhan guru dan siswa dalam menghadapi tantangan komunikasi di era digital.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk kerja sama yang berkesinambungan,” ujar Lilis.

Pengabdian Kepada Masyarakat

Koordinator kegiatan, Mardhiyyah, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen dosen dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi guru dan siswa, serta mendukung terciptanya proses pendidikan yang lebih efektif dan adaptif,” katanya.

Respons positif juga disampaikan peserta. Salah satu guru, Ira Rismayanti, M.Pd., menilai materi yang diberikan sangat relevan dan memberikan wawasan baru dalam kegiatan mengajar.

Sementara itu, siswa peserta kegiatan, Silvia Julianti, mengaku pelatihan tersebut berlangsung “seru, menyenangkan, dan sangat bermanfaat”.

BACA JUGA  Razia Pajak Kendaraan, Ratusan Motor Terjaring Operasi Samsat Cikokol

Secara keseluruhan, kegiatan PkM ini berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi peserta. Peningkatan kompetensi komunikasi guru serta kesadaran digital siswa diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang adaptif, sehat, dan produktif di tengah pesatnya perkembangan teknologi.(PR/01)